Jengkel Gurami Sering Dicuri Tetangga, Kolam di Tulungagung Dipasang 7 CCTV dan ini yang Terjadi

Nasional | jatimtimes.com | Published at Kamis, 11 November 2021 - 08:45
Jengkel Gurami Sering Dicuri Tetangga, Kolam di Tulungagung Dipasang 7 CCTV dan ini yang Terjadi

JATIMTIMES - Geram dengan ulah tetangga yang sering mencuri ikan gurami, seorang pembudidaya di salah satu desa di Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung sengaja memasang Clossed Circuit Television (CCTV) di kolam miliknya. Hal itu dilakukan meski pria yang diketahui berinisial BS ini sudah mengetahui jika pencuri ikan miliknya adalah tetangga sendiri.

Namun, karena sungkan untuk menegur atau menangkap basah, ia lebih memilih memasang 7 CCTV di setiap sudut kolam miliknya itu.

"Biasa, yang mencuri adalah tetangga sendiri. Namun, tidak enak jika langsung kita tuduh begitu saja, karena jika dia sakit hati kolam makin tidak aman ke depan," kata BS, Kamis (11/11/2021).

Pria yang juga berprofesi sebagai pemborong ini melanjutkan, atas inisiatifnya kemudian ia dengan sengaja memasang sejumlah CCTV dan langsung diketahui oleh tetangga.

"Saya pasang CCTV, malah ada yang sengaja saya pasang di tetangga itu agar tau jika masuk ke kolam akan terekam otomatis," ujarnya.

Alhasil, semenjak CCTV dipasang baik itu berfungsi atau tidak ternyata tetangga yang sebelumnya sering mengambil ikan gurami itu kini ciut nyali.

"Setelah terpasang jadi aman, dia juga tidak tersinggung dan takut sendiri," ungkapnya.

Seperti diketahui, kenaikan harga gurami yang cukup signifikan dan stabil di angka Rp 29 ribu timbang basah serta Rp 25 ribu timbang kering, membuat pembudidaya senang. Namun, di sisi lain, keamanan kolam dari jarahan pencuri juga tak dapat dihindari.

Baru-baru ini, pria di Desa Panjer berinitial RM alias Kampret (54) kepergok tetangganya sendiri karena mencuri ikan gurami. Akibatnya, Kampret harus berurusan dengan pihak Polsek Rejotangan.

Sebelumnya, keresahan sering terjadi di saat harga ikan gurami mengalami kenaikan. Diantara pelaku pencurian ini, ada yang tidak terungkap ada yang akhirnya tertangkap.

Asosiasi Pembudidaya Ikan Gurami Tulungagung (Aspigrata), mengimbau agar pemilik kolam khususnya gurami untuk meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu, Aspigrata juga menyarankan agar pembudidaya gurami memasang CCTV dan lampu penerangan di kolam.

Hal yang terpenting lagi, bagi pembudidaya hendaknya selalu koordinasi dengan pemerintah desa agar keamanan lingkungan dapat ditingkatkan.

Artikel Asli