Didorong 30 DPD Prabowo Nyapres Tinggal Ngangguk

Nasional | rm.id | Published at Kamis, 11 November 2021 - 08:25
Didorong 30 DPD Prabowo Nyapres Tinggal Ngangguk

Desakan agar Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden 2024 menguat di internal Partai Gerindra. 30 DPD (tingkat provinsi) Gerindra seluruh Indonesia yang dikabarkan sudah memberikan dukungan. Namun, keputusan tetap di tangan Prabowo. Kalau mau nyapres lagi, Prabowo tinggal nggangguk saja.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, dorongan dari pihak internal agar Prabowo maju capres 2024 makin tidak terbendung. Tiap hari, pengurus daerah yang desak Prabowo maju makin bertambah.

Dukungan dari daerah memang cukup signifikan, sampai hari ini sudah 30 DPD yang menyatakan dukungan ke Pak Prabowo untuk menjadi capres dari Gerindra, kata Dasco, di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Sayangnya, hingga saat ini, kata Dasco, Menteri Pertahanan itu, masih belum menjawab aspirasi yang datang dari banyak kader. Hal ini dimaklumi, mengingat Partai Gerindra belum menggelar perhelatan akbar yang khusus membahas soal Pemilu Legislatif dan Pilpres 2024.

Di Gerindra, mengenai pencapresan memang belum dibahas, tegas Wakil Ketua DPR itu.

Namun, lanjut dia, pengurus pusat Gerindra saat ini masih mencari kesempatan untuk bertemu dengan bos Gerindra itu. Tujuannya, untuk melaporkan terkait dukungan yang datang dari 30 DPD Gerindra agar Prabowo maju lagi.

Kami masih mencari kesempatan yang baik untuk melapor ke pimpinan kami tentang dinamika yang terjadi di daerah, terutama usulan atau dukungan dari DPD-DPD Gerindra seluruh Indonesia, jelas dia.

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani memastikan Prabowo bakal maju lagi dalam Pilpres 2024. Bahkan, Wakil Ketua MPR ini menegaskan, hanya Prabowo, capres tunggal yang bakal diusung Partai Gerindra.

Capres dari Partai Gerindra hanya satu, tunggal, namanya Prabowo Subianto, sebut Muzani di Gedung DPR, Kamis (4/11) lalu.

Seperti diketahui, belum lama ini, beberapa pengurus DPD Gerindra sudah menggelar deklarasi terkait dukungan kepada Prabowo untuk maju sebagai capres. Ada 3 DPD yang terang-terangan mendesak agar Prabowo nyapres, yakni DPD Gerindra Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Di Jabar, deklarasi Prabowo nyapres langsung dipimpin Ketua DPD-nya, Taufik Hidayat, (22/10). Acara deklarasi digelar di Intercontinental Hotel, Dago, Bandung. Dalam acara itu, Taufik menegaskan komitmen kader Gerindra untuk memenangkan Prabowo sebagai presiden di Pemilu 2024.

Atas nama kader Partai Gerindra se-Jawa Barat, kami mohon Bapak Prabowo Subianto bersedia dicalonkan sebagai calon presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Presiden tahun 2024, ujar Taufik.

Acara yang sama juga digelar DPD Jateng di Lor In Hotel Colomadu, Karanganyar, Sabtu (23/10) lalu. Deklarasi dipimpin Ketua DPD Gerindra Jateng, Abdul Wahid, diikuti para pengurus DPC Gerindra se-Jateng. Sikapnya sama, yakni meminta kesediaan Prabowo untuk maju kembali sebagai capres.

Senada dilakukan Gerindra Jawa Timur. Meski belum deklarasi, namun Ketua DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad mendorong Prabowo nyapres di 2024. Pihaknya pun akan solid bergerak memberikan dukungan. Kader Gerindra Jatim berharap besar kepada Pak Prabowo untuk kembali bertarung dalam Pilpres mendatang. Kami solid memberikan dukungan, tegasnya, Senin (18/10).

Dukungan mereka bukan tanpa sebab. Melihat beberapa hasil survei, elektabilitas Prabowo tinggi terus. Selalu di atas kandidat lainnya. Bahkan, Prabowo diprediksi akan menang mudah karena pertarungan Pilpres 2024 tidak seketat 2014 dan 2019.

Dalam survei yang dirilis Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) pada Sabtu (9/10) lalu, elektabilitas Prabowo berada di peringkat pertama yakni sebesar 18,1 persen. Disusul Ganjar yang mendapat dukungan 15,8 persen. Berikutnya, Anies dengan elektabilitas sebesar 11,1 persen.

Lalu Survei Puspoll Indonesia pada April 2021 juga menunjukkan elektabilitas Prabowo masih tertinggi. Mencapai 20,9 persen. Kemudian disusul Anies dengan 15,4 persen dan Ganjar 13,8 persen. Berikutnya, hasil survei LSI Denny JA yang dirilis bulan Juni, Prabowo juga masih menempati posisi teratas tokoh dengan tingkat elektabilitas tertinggi. Elektabilitasnya 23,5 persen. Disusul Ganjar di posisi kedua dengan elektabilitas 15,5 persen dan Anies 13,8 persen.

Selanjutnya, hasil survei Indikator Politik menunjukkan tingkat elektabilitas Prabowo mencapai 26,2 persen. Disusul Ganjar 20,8 persen dan Anies 15,5 persen. Kemudian hasil survei Indostrategic yang dirilis pada 3 Agustus. Prabowo menempati posisi teratas sebagai capres dengan elektabilitas sebesar 17,5 persen, dikuntit Ganjar dan Anies.

Sedangkan di survei Litbang Kompas, Prabowo dan Ganjar memiliki elektabilitas yang sama, yaitu 13,9 persen. Keduanya kejar-kejaran menapaki pucuk elektabilitas.

Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin memprediksi, Prabowo akan kembali bertarung di Pilpres 2024. Menurutnya, dinamika yang saat ini terjadi di internal Gerindra, bagian dari skenario politik untuk mengambil simpatik publik.

Seolah-olah santai di mata rakyat. Jadi, bagian dari strategi Gerindra untuk dukung dan dorong Prabowo nyapres 2024, beber Ujang. [UMM]

Artikel Asli