Sidak Ke SD, Gibran Nggak Dikenal

Nasional | rm.id | Published at Kamis, 11 November 2021 - 08:10
Sidak Ke SD, Gibran Nggak Dikenal

Berstatus anak Presiden Jokowi dan Wali Kota Solo, tak membuat Gibran Rakabuming Raka cukup familiar. Bahkan di wilayah Solo, masih ada warga yang tidak kenal Gibran. Hal ini terjadi saat Gibran sidak ke salah satu SD di Solo. Lucunya, ternyata pihak sekolah tidak kenal Gibran.

Seperti Jokowi, Gibran juga rajin sidak dan blusukan ke berbagai tempat. Salah satunya, sidak ke sekolah-sekolah di wilayah Solo untuk mengecek pelaksanaan protokol kesehatan. Turunnya status Solo ke Level I Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), diiringi dengan dibukanya kembali pembelajaran tatap muka (PTM) untuk seluruh sekolah, baik SD, SMP hingga SMA.

Sayangnya, dalam pelaksanaan PTM itu, ternyata ada kabar kurang baik. Pekan lalu, PTM di kota asal Jokowi itu memunculkan klaster Covid-19. Sedikitnya 47 siswa sekolah dasar di 5 SD terpapar virus asal China itu. Akibatnya, PTM 5 SD tersebut disetop untuk sementara.

Tak hanya muncul di lingkungan sekolah dasar, klaster Corona juga muncul di lingkungan sekolah menengah. Sebanyak 19 siswa di 2 SMP dinyatakan positif Corona. Pembelajaran di dua sekolah itu pun kembali dilakukan secara online.

Agar tidak kecolongan lagi, Gibran lalu turun ke bawah, sidak langsung penerapan prokes di sekolah. Misalnya, pada hari Selasa (10/11) kemarin, saat melintasi kawasan Nusukan Barat, Gibran tak sengaja memergoki seorang guru yang tak memakai masker. Melihat hal tersebut, Gibran langsung memberhentikan mobilnya dan memarkirkan mobil dinas bernomor pelat AD 1 A di depan sekolah.

Nah, kata Gibran, penjaga sekolah yang membukakan gerbangnya pun tak memakai masker. Bukan cuma itu, si petugas juga tak mengenali dirinya saat datang. Memang, kata dia, saat itu ia tak memakai seragam dinas. Hanya kemeja biasa.

Orang yang membukakan saya gerbang nggak ngerti saya siapa. Saya masuk gurunya nggak pakai masker. Aku juga gak dikenali, kata Gibran, usai menghadiri upacara Hari Pahlawan di TMP Kusuma Bhakti, Solo, kemarin.

Meski tak dikenali, Gibran mengaku tetap memasuki tiap kelas dan menemukan sejumlah guru tak mengenakan masker. Mendapati hal tersebut, Gibran lalu meninggalkan mobil dinasnya di SD tersebut. Dia kemudian meninggalkan lokasi dengan menumpang mobil Paspampres.

Gibran mengingatkan kepada para guru agar memberi contoh disiplin prokes kepada murid-muridnya. Dia menyatakan siswa SD merupakan kelompok rentan terpapar Covid-19.

Guru gak pakai masker, muridnya pun pada nggak pakai masker, tegasnya.

Gibran langsung menginstruksikan agar seluruh siswa dan guru di-swab untuk memastikan kondisinya.

Semoga hasilnya negatif, ujar Gibran.

Menurutnya, selama PTM, yang terpenting adalah guru tetap mematuhi prokes dengan salah satunya yakni mengenakan masker.

Yang penting itu gurunya, kalau guru pakai masker muridnya juga pakai. Tapi kalau gurunya tidak pakai, ya muridnya juga tidak pakai, tuturnya.

Aksi Gibran meninggalkan mobil dinas berplat AD 1, sebenarnya bukan pertama kali dilakukan. Pertama kali aksi tersebut dilakukan putra sulung Jokowi ini, ketika adanya dugaan praktik pungli di Kelurahan Gajahan. Gibran yang mendapat informasi itu, sengaja meninggkalkan mobil dinasnya di Kelurahan Gajahan. Selama beberapa hari, mobil dinas Gibran diparkir di kantor Kelurahan Gajahan. Kejadian itu berujung pada pencopotan jabatan Lurah Gajahan.

Kasus lain, saat adanya kasus perusakan makam di wilayah Pasar Kliwon, Solo oleh anak-anak pelajar. Gibran yang geram dengan aksi tersebut, lantas memarkirkan mobil dinasnya di lapangan sekitar makam.

Gaya Gibran ini mendapat pujian juga candaan dari warganet. Akun @ignsidik menilai gaya Gibran ini sesuai dengan karakter orang Jawa. Trennya jika ada mobil ini parkir lama di instansi tertentu berarti ada ketidakberesan. Artinya untuk intropeksi nggak perlu harus pake marah-marah, ujarnya. Akun @asantriande memberikan acungan jempol. Mantap, Mas Gibran, serunya.

Gebrakan yang sungguh sangat luar biasa, patut diacungin sepuluh jempol.... kata @Mc_Gobed . Cara yang cukup efektif, ninggalin mobil dinas di sana, timpal @Ibel_Lfc . Kepala sekolah hari-hari ini pasti sulit tidur.. canda @abrakadabra_2010 .

Namun, ada juga yang malah meledek Gibran karena kurang terkenal. Gimana ceritanya kok bisa terpilih jadi walikota????? ledek @Yhuda1997 . Di Kira Bocah... timpal @BobbyAndhikaX . [BCG]

Artikel Asli