Loading...
Loading…
Jokowi dan Pangeran MBZ Bertemu 2,5 Jam, Bahas Apa Saja?

Jokowi dan Pangeran MBZ Bertemu 2,5 Jam, Bahas Apa Saja?

Nasional | limapagi.id | Kamis, 04 November 2021 - 09:15

LIMAPAGI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi Rabu 3 November 2021 waktu setempat. Pertemuan itu berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan dalam pertemuan itu Jokowi dan Pangerang MBZ membahas berbagai isu, salah satunya soal KTT G20 Bali pada 2022.

"Kedua pemimpin juga membahas berbagai macam isu termasuk masalah kerja sama di bidang energi terbarukan, pembangunan ibu kota baru, investasi, dan perdagangan," ujar Retno dikutip Limapagi dari laman resmi Presiden, Kamis 4 November 2021.

Retno mengatakan keduanya juga membahas travel corridor arrangement (TCA). Indonesia telah memiliki TCA dengan PEA sejak 29 Juli 2020 yang merupakan salah satu TCA pertama yang dimiliki Indonesia pada masa pandemi. Menurut Retno, dengan adanya vaksin dan platform-platform perlindungan, maka TCA ini harus diperkuat.

Oleh karena itu, kedua belah pihak telah sepakat untuk memperkuat TCA dengan saling pengakuan sertifikat vaksin dan juga integrasi platform perlindungan perjalanan, ucapnya.

Baca Juga :
Presiden Jokowi Bertemu 4 Mata dengan Pangeran MBZ, Undang Hadiri KTT G20 di Bali

Jokowi dan Putra Mahkota MBZ juga berkomitmen memperkuat kerja sama dan kemitraan dalam pembangunan ibu kota baru. Retno menuturkan keduanya sepakat untuk menindaklanjuti secara intensif berupa pertemuan-pertemuan pada tingkat teknis.

Beliau mengarahkan untuk terus diintensifkan khusus membahas mengenai pembangunan ibu kota baru, tandasnya.

Dalam pertemuan itu Jokowi juga mengajak Pangeran MBZ sebagai tamu dalam KTT G20 Bali yang akan digelar pada 2022.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Pangeran MBZ yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis.

Original Source

Topik Menarik