Loading...
Loading…
Tendangan Kung Fu Kapolres Nunukan ke Anak Buah Berujung Pencopotan

Tendangan Kung Fu Kapolres Nunukan ke Anak Buah Berujung Pencopotan

Nasional | bukamatanews | Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:00

NUNUKAN, BUKAMATA - AKBP Saiful Anwar dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Nunukan. Itu setelah terekam dalam CCTV Aula Mapolres Nunukan, menendang dan memukul anak buahnya.

Pemukulan itu diduga akibat sang anak buah tidak standby ketika acara Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) berlangsung. Hingga kemudian zoom error ketika AKBP Saiful Anwar tengah virtual dengan Mabes Polri.

AKBP Saiful Anwar berusaha menghubungi anggotanya di bagian IT itu. Namun ponselnya tak bisa dihubungi. Dia lalu mencari dan menemukan anggotanya itu ada di aula.

Dia pun melayangkan tendangan ke anggotanya. Lalu menyusul pukulan hingga sang anak buah terjerembab ke lantai. AKBP Saiful Anwar masih melayangkan tendangan, sebelum kemudian ditenangkan oleh seorang ibu Bhayangkari.

Kejadian itu terekam dalam CCTV. Video berdurasi 43 detik itu pun viral. Keterangan waktu yang tertulis di CCTV tanggal 21 Oktober 2021. Sekira pukul 12.32 Wita.

Kabid Propam Polda Kaltara, Kombes Dearystone Supit membenarkan adanya insiden pemukulan itu. Menurut Kombes Dearystone, Kapolda Kaltara sudah memerintahkan dirinya sebagai Kabid Propam untuk memproses tuntas.

Saat ini, pihaknya masih mengusut kabar AKBP Saiful Anwar marah terhadap anggotanya gara-gara tak ada gambar dirinya saat Zoom meeting dengan Mabes Polri.

Meski demikian kata Kombes Dearystone, AKBP Saiful Anwar sudah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Nunukan. Dia bakal menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait tindakannya. "Karo SDM nonaktifkan yang bersangkutan," ujarnya.

Sebelumnya, sebuah video viral. Dari rekaman CCTV. Terjadi di sebuah ruangan. Di sudut kiri atas tertulis Polres Nunukan. Juga ada penunjuk waktu di video. Tercantum tanggal 21 Oktober 2021. Pukul 12.32 Wita.

Dalam rekaman, tampak di sebuah aula. Ada spanduk terpasang. Warnanya merah putih. Ada tulisan, "Baksos Akabri 1999 Peduli". Lalu, seorang pria berseragam polisi, tampak membantu seorang perempuan menggeser meja yang di atasnya terdapat nasi tumpeng.

Sejenak, pria berseragam polisi itu meraba kantongnya. Lalu, seorang pria berseragam polisi lainnya, melompati polisi yang meraba kantongnya itu, lalu menendang dan memukulnya.

Polisi yang dipukul tersungkur ke lantai. Namun, polisi penyerang masih terus melayangkan tendangan, hingga ditenangkan oleh seorang wanita berseragam Bhayangkari.

Original Source

Topik Menarik

{
{