Kawasan Bisnis Komersial Baru di Koridor Timur Jakarta

Nasional | republika | Published at Senin, 25 Oktober 2021 - 03:35
Kawasan Bisnis Komersial Baru di Koridor Timur Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koridor timur Jakarta yang terintegrasi dari Jakarta Timur, Bekasi, Cikarang, Karawang hingga Purwakarta, saat ini menjadi primadona bagi pertumbuhan bisnis properti di wilayah greater Jakarta. Hal ini tak terlepas dari kuatnya economic base di koridor tersebut serta gencarnya pembangunan infrastruktur yang mengelilinginya.

Di wilayah itu saat ini sedang dibangun antara lain kereta cepat Jakarta-Bandung, Pelabuhan Patimban, APM Monorail, Tol Jakarta-Cikampek Elevated, dan LRT Cawang-Bekasi Timur-Cikarang. Tak hanya berdampak pada perekonomian masyarakat, pembangunan infrastruktur juga akan mengerek harga lahan dan properti di koridor timur Jakarta.

"Hal tersebut karena keberadaan infrastruktur akan mendorong terbukanya aksesibilitas dan mendorong kenaikan harga tanah dan properti dengan rerata sebesar 15 persen sampai 20 persen per tahun untuk jangka panjang," ujar Director PT Modernland Realty Tbk David Iman Santosa.

Untuk mendukung pertumbuhan investasi serta merespons kebutuhan investor terhadap keberadaan pusat bisnis premium, Jakarta Garden City meluncurkan kawasan pusat bisnis terbaru, Jakarta Business District. Kawasan bisnis komersial (CBD) seluas 60 hektare itu dilengkapi berbagai fasilitas kegiatan bisnis serta berada di lokasi premium.

"Selain pusat bisnis, area CBD dengan potensi kontribusi GDV (Gross Development Value) sebesar 2 miliar dolar AS ini juga terintegrasi langsung dengan premium residential area, pusat perbelanjaan AEON Mall, IKEA, area komersial, pusat pendidikan serta pusat kesehatan, ujar David, saat launching Jakarta Business District di Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Ahad (24/10).

Menurut David, Jakarta Business District sebagai area CBD baru di Jakarta Timur mengambil mandat baru sebagai pusat rencana induk infrastruktur ekonomi Jakarta yang baru. Area CBD ini memberi kesempatan bagi investor untuk bergabung. Sebelumnya telah bergabung di antaranya Astra Land, Hongkong Land, Lotte E&C, AEON Mall, IKEA, dan Shell.

Artikel Asli