Loading...
Loading…
Perburuan dan Pembalakan Liar Masih Ancaman Serius di Tambora

Perburuan dan Pembalakan Liar Masih Ancaman Serius di Tambora

Nasional | suarantb | Jumat, 22 Oktober 2021 - 02:45

Bima (Suara NTB) Perburuan dan pembalakan liar di wilayah Taman Nasional Tambora, masih menjadi ancaman serius. Banyaknya jalur tikus serta berkembangnya modus para pelaku, menyulitkan upaya penindakan. Apalagi dengan terbatasnya personil pengamanan di lapangan.

Plh. Kepala Balai TNT, Wihandono Eki, S. Hut., M. Sc., kepada Suara NTB di kantornya, Kamis, 21 Oktober 2021 mengaku, sepanjang tahun ini belum pernah melihat perluasan area perambahan hutan untuk penanaman jagung kedalam kawasan TN Tambora.

Meski tidak ada penyerobotan kawasan di tengah meningkatnya animo masyarakat untuk bertani jagung, namun terdapat dua persoalan yang masih menjadi ancaman serius, yakni perburuan dan pembalakan liar. Ilegalloging dan perburuan liar ini masih ada. Perburuan ini juga sebagai penyebab adanya kebakaran hutan, jelasnya.

Upaya pencegahan dan penindakan terhadap pelaku pengerusakan ekosistim kawasan TN Tambora, menurutnya sudah cukup intens dilakukan jajaran, baik melalui giat patroli maupun sosialisasi langsung ke tengah masyarakat.

Hanya saja, kata Eki, butuh waktu yang lama untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat lingkar kawasan akan pentingnya kelestarian lingkungan. Ndak bisa dalam hitungan satu atau dua hari terus selesai, ujarnya.

Perburuan dan pembalakan liar masih menjadi ancaman serius karena beberapa persoalan. Antar lain jalur masuk kawasan taman nasional cukup banyak, sehingga menyulitkan upaya pengontrolan di lapangan. Apalagi dengan jumlah personel pengamanan yang tidak seberapa.

Disamping itu, tegas Wihandono Eki, terdapat masyarakat dua desa di Kecamatan Pekat, yang mana mereka menggantungkan hidupnya pada hasil hutan kayu. Menyikapi kondisi tersebut, baginya tak cukup sebatas penindakan, tetapi harus ada solusi alternatif agar masyarakat tidak naik kawasan untuk melakukan penebangan liar.

Ini sedang kami coba untuk merangkul masyarakat. Nanti kita akan bentuk kelompok kemudian beri bantuan. Harapannya bisa mengalihkan mata pencaharian masyarakat dari sebelumnya kayu ke yang lain. Ilegalloging biasanya di wilayah Dompu, kalau di Bima ada tapi tidak signifikan. Cukup marak di sana untuk perburuan liar, pungkasnya. (jun)

Artikel Perburuan dan Pembalakan Liar Masih Ancaman Serius di Tambora pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Original Source

Topik Menarik