Loading...
Loading…
Peringatan Hari Santri, Menag ‘Serahkan’ Kursi Kepemimpinan

Peringatan Hari Santri, Menag ‘Serahkan’ Kursi Kepemimpinan

Nasional | jawapos | Jumat, 22 Oktober 2021 - 09:33

JawaPos.com Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyerahkan kursi kepemimpinan kepada Afi Ahmad Ridlo, santri asal Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Penyerahan jabatan ini terkait program Sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri yang menjadi rangkaian Peringatan Hari Santri 2021.

Siswa kelas 12 Madrasah Aliyah Nurul Jadid ini berkesempatan menggantikan Gus Yaqut sebagai Menteri Agama usai menyisihkan 140 peserta lainnya dalam Sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri.

Untuk Afi, hari ini saya serahkan Kementerian Agama, seluruh yang ada di sini, ruangan Menteri Agama, silakan dipergunakan. Manfaatkan kesempatan di sini untuk memberikan kontribusi untuk umat. Laksanakan, dan amankan! tegas dia dalam keterangannya dikutip, Jumat (22/10).

Kata dia, dengan kegiatan ini diharapkan santri bangkit semangatnya dan kepercayaan dirinya. Pesan yang ingin disampaikan Gus Yaqut adalah santri itu bisa menjadi apa saja.

Jadi santri tidak perlu minder, tidak perlu merasa terpinggirkan karena negara juga sudah memberikan afirmasi yang luar biasa kepada para santri, imbuhnya.

Mendapat kesempatan untuk duduk di kursi Menteri Agama menjadi kebanggaan tersendiri bagi Afi Ahmad Ridlo. Menurutnya, ini menjadi kesempatan belajar sekaligus ajang pembuktian bahwa para santri memiliki kemampuan yang luar biasa.

Saya mewakili semua santri nusantara ingin menunjukkan kalau santri itu bisa. Dan kita itu punya potensi untuk memimpin bangsa. Beberapa orang memang memiliki paradigma meminggirkan pesantren. Di forum ini, saya dan teman-teman ingin membuktikan bahwa santri punya lebih dari yang kalian pikirkan, tutur remaja kelahiran Lumajang, Jawa Timur ini.

Ia juga mengajak para santri untuk dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan negeri. Santri kalau hanya bisa ngaji, tapi tidak bisa berbakti pada negeri, jadinya useless. Kita harus bisa memainkan peran dakwah di berbagai lini. Bukan sekedar dakwah memberikan ceramah atau tausiyah, tapi juga menjadi teladan di berbagai bidang, paparnya.

Selama menjalankan tugas Sehari Menjadi Menteri, Afi juga didampingi oleh Ghufron Ihsan santri pondok pesantren Al Muhajirin III, Purwakarta dan Nur Winda santri pondok pesantren DDI Salman Allakuang Sidrap. Keduanya merupakan pemenang ke-2 dan ke-3 Sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri.

Original Source

Topik Menarik