Wow! Rita Widyasari Sebut Eks Penyidik KPK Sebagai Malaikat

Nasional | rm.id | Published at Senin, 18 Oktober 2021 - 20:40
Wow! Rita Widyasari Sebut Eks Penyidik KPK Sebagai Malaikat

Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengibaratkan mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju sebagai malaikat.

Hal itu terungkap dalam persidangan kasus dugaan suap pengurusan perkara dengan terdakwa Robin dan advokat Maskur Husain di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/10).

Awalnya, Rita membantah dirinya minta dikenalkan kepada Robin lewat eks Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

"Saya dikenalkan. Saya tuh dalam posisi tidak berharap, tidak menyangka ada datang. Jadi saya yang didatangi. Saya tidak meminta," ujar Rita.

Dia menyatakan, Azis mengenalkan Robin kepadanya sebagai penyidik KPK. Robin bahkan menunjukkan badge-nya, untuk meyakinkan Rita.

"Setelah saudara tahu yang dikenalkan adalah penyidik KPK, apa yang ada di dalam benak saudara saat itu?" tanya Ketua Majelis Hakim Djumyanto kepada Rita.

Saat itulah, Rita menyebut Robin bak malaikat. "Malaikat datang. Pikiran saya ada orang nolong saya. Saya kan dalam posisi yang sangat buruk," jawab Rita. Hakim Ketua Djumyanto merasa heran dengan jawaban Rita.

"Kalau saudara mengatakan ini ada penyidik KPK, malaikat datang, itu gimana? Saudara kan terpidana?" tanya Djumyanto. "Ada yang mau bantu, saya pikir gitu," jawab Rita lagi.

Jawaban Rita, membuat anggota majelis hakim yang lain, ikut tergelitik. Dia pun kembali dicecar dengan pertanyaan bernada heran.

"Apa sih yang jadi pemikiran saudara ketika Azis memperkenalkan seorang penyidik KPK? Sedangkan saksi (Rita) kasusnya dijerat KPK. Gimana saudara percaya orang yang sudah menangkap saudara akan menolong saudara?" tanya hakim.

Rita terkesan menjawab sekenanya. Saat itu, yang terbersit di pikirannya, KPK sudah berubah. Berbeda dengan komisi antirasuah dahulu.

"Apalagi yang kenalkan saya adalah teman saya (Azis), sahabat saya, mau percaya saya, sehingga dalam kehidupan saya ini (saya anggap) adalah malaikat yang datang," tuturnya.

Rita saat ini mendekam di Lapas Kelas IIA Tangerang. Ia sebelumnya dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan karena menerima gratifikasi senilai Rp110,7 miliar dalam kasus perizinan proyek pada dinas di Pemerintah Kabupaten Kukar.

Robin dan kawannya, pengacara Maskur Husain, meyakinkan Rita bisa mengurus pengembalian aset yang disita KPK, mengurus kasus pencucian uang yang sedang disidik KPK, dan mengurus peninjauan kembali (PK) yang diajukan Rita ke Mahkamah Agung (MA).

Sebagai imbalannya, Robin dan Maskur meminta ongkos Rp10 miliar dan setengah dari nilai aset milik Rita. Rita menyetujuinya.

Dalam perkara ini, Robin dan Maskur didakwa menerima dari M Syahrial sejumlah Rp1,695 miliar, Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado sejumlah Rp3.099.887.000 dan 36 ribu dolar AS, Ajay Muhammad Priatna sejumlah Rp507,39 juta, Usman Effendi sejumlah Rp525 juta, dan Rita Widyasari sejumlah Rp5.197.800.000, sehingga total suap mencapai Rp11,5 miliar. [OKT]

Artikel Asli