Mahfud MD Terharu Melihat Foto Saiful Mahdi Sarapan dengan Istri dan Anak

inewsid | Nasional | Published at Jumat, 15 Oktober 2021 - 03:23
Mahfud MD Terharu Melihat Foto Saiful Mahdi Sarapan dengan Istri dan Anak

JAKARTA,iNews.id - Menko Polhukam Mahfud MD mengunggah foto Dosen Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Saiful Mahdi yang tengah berkumpul di sebuah meja makan bersama keluarganya. Foto itu dinilai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini sebagai sesuatu yang istimewa.

Mahfud menggunggah foto tersebut di Instagram pribadinya @mohmahfudmd, Kamis (14/10/2021). "Pagi ini saya mendapat kiriman foto istimewa. Melalui Tim Media saya di Kemenko Polhukam, ibu Dian Rubianty mengirimkan foto," tutur Mahfud.

Dian Rubianty diketahui merupakan istri dari dosen yang terjerat kasus UU ITE gara-gara
kritikannya di grup WhasApp. Di keterangan foto itu, Mahfud turut mengutip ucapan terima kasih Salwa, anak Saiful Mahdi yang ditujukan kepadanya.

"Pak Mahfud terima kasih ya. Salwa udah bisa sarapan lagi bersama Ayah," kata Mahfud menulis ulang kalimat Salwa.

Saiful Mahdi bersama istri bersama dengan anak-anaknya sedang menikmati santapan sarapan pagi untuk pertama kalinya, selepas bebas dari jeruji besi pada Rabu (13/10/2021). Mahdi bebas setelah Presiden Joko Widodo memberikan amnesti terhadapnya.

Atas kiriman foto tersebut, mulai dari senang, syukur, dan terharu turut dirasakannya. Kemudian di akhir keterangannya Mahfud mengucap terima kasih kembali kepada Salwa dan menitipkan salam kepada masyarakat Aceh.

"Saya terharu, ikut senang, dan bersyukur, Alhamdulillah. Terima kasih kembali Salwa, salam hangat untuk ayah dan ibu, juga untuk saudara-saudara di Banda Aceh," tuturnya.

Sekadar informasi, Saiful Mahdi akhirnya bebas dari penjara Lapas Kelas II A Banda Aceh. Dia bebas setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemberian Amnesti.

"Alhamdulillah hari ini kita saksikan pelepasan, dan kita telah serahkan surat bebas kepada Saiful Mahdi yang selesai menjalani pidana berkat amnesti dari bapak Presiden," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh Meurah Budiman, Rabu (13/10/2021).

Saiful Mahdi divonis bersalah berdasarkan hasil Kasasi Mahkamah (MA) yang menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh. Atas hal itu, dia harus menjalani hukuman penjara selama tiga bulan dan denda Rp10 juta.

Saiful Mahdi dihukum atas kritikannya di grup WhatsApp internal USK Banda Aceh terkait hasil seleksi atau tes CPNS dosen Fakultas Teknik kampus. Dia dituntut dengan UU ITE.

Artikel Asli