Rachel Vennya Kabur dari Wisma Atlet, PKS Minta Pemerintah Tegas

limapagi.id | Nasional | Published at Jumat, 15 Oktober 2021 - 00:55
Rachel Vennya Kabur dari Wisma Atlet, PKS Minta Pemerintah Tegas

LIMAPAGI - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher, meminta pemerintah memberi sanksi pada publik figur yang kabur dari masa karantina setelah melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Jika terbukti kabur dari masa waktu yang ditentukan, maka harus diberi sanksi tegas. Jangan ada pembiaran dan pembedaan sikap kepada siapapun. Apalagi yang melakukan ini seorang public figure yang dijadikan contoh oleh masyarakat," kata Netty dalam keterangan tertulis, Kamis 14 Oktober 2021.

Menurut Ketua DPP PKS itu tindakan tegas penting dilakukan agar tidak terjadi kecemburuan sosial di masyarakat.

Jika pemerintah tidak memberikan sanksi yang tegas apalagi cenderung didiamkan, hal ini dapat memicu kecemburuan sosial. Jangan sampai rakyat berpikir bahwa pemerintah pilih-pilih dalam memberikan sanksi," katanya.

Menurut Netty, pelanggaran prokes oleh tokoh publik telah terjadi beberapa kali. Ia mengatakan seharusnya klarifikasi dan penindakan terhadap publik figur juga disebarluaskan ke publik juga.

"Dengan begitu, rakyat tahu dan percaya bahwa pemerintah bersikap tegas, adil dan transparan. Jika pilah pilih, rakyat bisa bersikap masa bodoh dengan ketentuan protokol kesehatan, tambahnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memastikan proses hukum kasus selebgram Rachel Vennya yang kabur saat karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara sedang berjalan.

Terkait dengan kasus WNI yang meninggalkan masa karantina di Wisma Atlet sebelum waktunya, maka Pemerintah memastikan bahwa proses hukum sedang berjalan, kata Wiku dalam jumpa pers secara virtual, Kamis, 14 Oktober 2021.

Artikel Asli