Ma`ruf Amin Pastikan Percepatan Pembangunan di Papua akan Beri Perubahan Nyata

limapagi.id | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 14:35
Ma`ruf Amin Pastikan Percepatan Pembangunan di Papua akan Beri Perubahan Nyata

LIMAPAGI - Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin Rapat Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Provinsi Papua dan Papua Barat, di Manokwari, Papua Barat, Kamis 14 Oktober 2021.

Ma'ruf menyampaikan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat untuk diketahui seluruh lapisan masyarakat. Dia memastikan percepatan pembangunan wilayah Papua akan memberikan perubahan nyata ke masyarakat.

Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa percepatan pembangunan wilayah Papua harus memberikan perubahan nyata dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP), kata Ma'ruf dalam rapat.

Dia menjelaskan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas juga telah menyusun Desain Besar Percepatan Pembangunan Papua. Desain itu dilengkapi dengan Rencana Aksi dan Quick Wins percepatan pembangunan.

Menurut Ma'ruf, kebutuhan pendanaan dalam Rencana Aksi dan Quick Wins telah dimuat pada APBN Tahun Anggaran 2021 yang telah dialokasikan melalui pendanaan sektoral kementerian/lembaga, serta pendanaan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD).

"(Penganggaran tersebut) untuk mendukung 7 fokus pembangunan kesejahteraan, yaitu penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, penguatan usaha kecil dan menengah, peningkatan ketenagakerjaan, dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan," terangnya.

Penyusunan regulasi katanya diarahkan untuk mempercepat pembangunan kesejahteraan. Kemudian juga meningkatkan pelayanan publik, melindungi, dan memberi afirmasi, serta melindungi hak dasar OAP.

"Pemerintah telah berupaya mengakomodir aspirasi dari berbagai pihak, sehingga diharapkan norma yang disusun lebih kontekstual dengan Papua dan memprioritaskan sasaran pada OAP secara maksimal," kata Ma'ruf.

Artikel Asli