39.357 Warga Papua Barat Prioritas Penanganan Kemiskinan

republika | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 14:47
39.357 Warga Papua Barat Prioritas Penanganan Kemiskinan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak lima kabupaten di Papua Barat masuk prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem tahun 2021, dengan total 39.357 penduduk miskin ekstrem dari 12.440 rumah tangga. Penduduk miskin ekstrem itu tersebar di Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Tambrauw, Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Manokwari Selatan.

Wapres saat memimpin rapat koordinasi, meminta gubernur dan seluruh bupati di wilayah prioritas Papua Barat tersebut bisa menekan angka kemiskinan ekstrem di masing-masing wilayahnya pada 2021 ini.

"Lima ini yang dianggap tingkat kemiskinan (ekstrem)-nya cukup berat, tidak berarti yang lainnya tidak ada. Kita harapkan lima kabupaten ini dapat menyelesaikan hingga akhir 2021," ujar Wapres dalam siaran pers Sekretariat Wakil Presiden, Kamis (14/10).

Lima daerah ini merupakan bagian dari 35 kabupaten di tujuh provinsi yang masuk prioritas prioritas penanganan kemiskinan ekstrem di Indonesia pada 2021. Pemilihan didasarkan bukan hanya pada kriteria persentase tingkat kemiskinan ekstrem, tetapi juga dikombinasikan dengan jumlah masyarakat miskin ekstrem di wilayah tersebut.

Selain itu, ukuran tingkat kemiskinan ekstrem mengacu pada definisi Bank Dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu sebesar 1,9 US dollar PPP ( purchasing power parity ) per kapita per hari, di bawah ukuran tingkat kemiskinan umum yang digunakan BPS yaitu sebesar 2,5 US dollar PPP per kapita per hari.

Rincian penduduk miskin ekstrem tersebut terdiri dari Kabupaten Teluk Wondama 24,08 persen dengan tingkat kemiskinan ekstrem 4 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 7,960 jiwa. Lalu Kabupaten Teluk Bintuni dengan tingkat kemiskinan ekstrem 21,05 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 13.760.

Kemudian Kabupaten Tambraw dengan tingkat kemiskinan ekstrem 22,40 persen dan jumlah dan penduduk miskin ekstrem 3.140 jiwa. Sedangkan Kabupaten Maybrat dengan tingkat kemiskinan ekstrem 22,89 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 9.520 jiwa. Serta Kabupaten Manokwari Selatan dengan tingkat kemiskinan ekstrem 20,97 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 5.150 jiwa.

Artikel Asli