Janda di Makassar Lapor Polisi, Ngaku Dihamili dan Dipukuli Oknum Satpol PP

limapagi.id | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 14:13
Janda di Makassar Lapor Polisi, Ngaku Dihamili dan Dipukuli Oknum Satpol PP

LIMAPAGI - Seorang wanita berinisial YL, 30 tahun, di Makassar, Sulawesi Selatan(Sulsel), mengaku dihamili dan dianiaya oleh Satpol PP Makassar. Peristiwa ini telah dilaporkan di Polrestabes Makassar.

Oknum oknum Satpol PP yang dilaporkan tersebut berinisial YS, 38 tahun. Dia diadukan telah menghamili korban. Tetapi, enggan bertanggung jawab.

Bahkan, oknum anggota Satpol PP yang bertugas di kecamatan tersebut, sempat meminta menggugurkan kehamilan janda muda itu, hingga berujung penganiayaan.

YL mengatakan telah melaporkan oknum anggota Satpol PP berinisial YS, 38 tahun, di Polrestabes Makassar. Dia melaporkan kekasihnya itu atas dugaan penganiayaan.

"Saya sudah melapor di Polrestabes Makassar. Kemarin, sudah di BAP," kata YL kepada Limapagi, Kamis 14 Oktober 2021.

YL menceritakan, peristiwa ini terjadi pada Kamis, 7 Oktober 2021, kemarin. Awalnya, ia bertemu dengan kekasihnya bermaksud untuk meminta pertanggungjawabannya karena dia hamil. Mengandung anaknya itu.

Tapi, kekasihnya malah marah-marah. Dia diduga tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan YL. Mereka pun sempat cekcok. Hingga pada akhirnya, YL dipukuli. Tetapi, kekerasan itu tidak berakhir disitu saja. YL kembali dianiaya keesokan harinya hingga berulang kali.

"Hari kamis, saya dipukul. Terus, Jumat juga saya dipukul. Kemudian, Sabtu saya itu didorong sampai kepala bagian belakang terbentur di lantai," ungkapnya.

Akibat penganiayaan itu, kata dia, sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit (RS) Labuang Baji. Tetapi, perawatan medis tidak lama. Hanya sehari saja."Saya masuk di rumah sakit. Ada bukti saya itu," ungkapnya.

Usai dirawat di rumah sakit, YL sempat berinisiatif untuk mencari keadilan dengan jalur kekeluargaan. YL mendatangi tempat kerja kekasihnya. Tetapi kedatangannya, malah berbuntut fitnah, dituding membuat keonaran di kantor kecamatan tersebut.

"Saya sudah datangi kantornya bermaksud untuk tempuh cara kekeluargaan. Tapi, saya ini malah difitnah. Jadi, terpaksa saya lapor di Polrestabes Makassar," ungkapnya.

YL mengaku menjalin hubungan asmara dengan pelaku, sejak Juni 2021 kemarin. Ia statusnya saat ini janda. Sementara pelaku atau terlapor YS, awalnya mengaku belum menikah. Tapi belakangan diketahui, pria yang bekerja sebagai anggota Satpol PP itu ternyata sudah memiliki istri.

Dalam menjalin hubungan, YL mengakui pernah berhubungan badan. Bahkan, saat ini dia hamil. Mengandung anak Satpol PP itu. Kehamilannya, sudah masuk 5 minggu."Saya berharap, dapat keadilan. Dan pelaku segera ditangkap dan dihukum," harapnya.

Terkait laporan penganiayaan disertai dugaan dihamili tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fatur Rachman mengaku belum mengetahui hal tersebut. Jamal baru mau mengecek aduan pelapor."Saya cek dulu ya," singkatnya.

Artikel Asli