Penyelidikan Kasus Jouska Berlanjut, Kerugian Korban Mencapai Rp6 Miliar

limapagi.id | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:15
Penyelidikan Kasus Jouska Berlanjut, Kerugian Korban Mencapai Rp6 Miliar

LIMAPAGI - Bareskrim Polri telah mengungkap nilai kerugian dari kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan kejahatan pasar modal yang dilakukan PT Jouska Finansial Indonesia.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebut, nilai kerugian yang diakibatkan dari kasus tersebut mencapai Rp6 miliar.

"Kerugiannya Rp6 miliar, saat ini sudah dua tersangka yang ditetapkan atas nama AAF dan TNP," kata Ramadhan dalam keterangannya, Kamis, 14 Oktober 2021.

Ramadhan melanjutkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap CEO PT Jouska Finansial IndonesiaAakar Abyasa Fidzunodan Tias Nugraha Putra sebagai tersangka pada Rabu kemarin, 13 Oktober 2021.

"Setelah dilakukan pendalaman, kemudian akan dilakukan pemberkasan dan penyerahan tahap 1," ujarnya.

Lebih jauh, penyelidikan terkait dengan kasus tersebut sampai saat ini masih terus dilakukan penyidik. Termasuk dengan penetapan aset-aset milik CEO PT Jouska Finansial Indonesia yang akan disita terkait dengan kasus dugaan TPPU.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Ditipideksus) Bareskrim Polri menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pasar modal serta tindak pidana pencucian uang pada PT Jouska Finansial Indonesia.

"Kasus Jouska sudah naik tersangka," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Kombes Pol Whisnu Hermawan, Selasa, 12 Oktober 2021.

Dua tersangka yang di maksud, yakniCEO PT Jouska Finansial IndonesiaAakar Abyasa Fidzunodan Tias Nugraha Putra. Penetapan tersangka keduanya dilakukan usai penyidik melakukan gelar perkara pada 7 September 2021 lalu.

Adapun kronologi perkara ini, penempatan investasi di PT Jouska Finansial Indonesia yang beralamat di wilayahJakartapada kurun waktu 2018-2020 oleh Aakar Abyasa Fidzuno dan Tias Nugraha Putra diduga terjadi tindak pidana pasar modal sebagaimana hasil gelar perkara pada 7 September 2021.

Penyelidikan kasus Jouska sudah masuk ke Mabes Polri. Penyidik memanggil Aakar setelah memeriksa para pelapor dan para saksi pada 15 Januari 2021. Total ada 10 orang yang diperiksa awalnya. Termasuk juga 41 nasabah yang melaporkan Jouska.

Artikel Asli