Kemendikbudristek Bakal Jangkau 1000 Masyarakat Badui untuk Divaksin Covid-19

limapagi.id | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:20
Kemendikbudristek Bakal Jangkau 1000 Masyarakat Badui untuk Divaksin Covid-19

LIMAPAGI - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengungkapkan, akan elakukan vaksinasi ke sejumlah 1.000 masyarakat adat Badui di Kabupaten Lebak, Banten.

Dalam menjangkau vaksinasi Covid-19 ke daerah pelosok, pihaknya bersama Kementerian lainnya tergabung dalam Tim Koordinasi layanan advokasi bagi penghayat kepercayaan dan masyarakat adat.

Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Sjamsul Hadi mengatakan, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang luas terhadap penduduk Indonesia, tidak terkecuali bagi masyarakat adat.

Masyarakat adat merupakan kelompok yang dianggap rentan terhadap penularan Covid-19 karena interaksi dengan orang-orang yang kerap keluar-masuk ke lingkungan mereka

Sjamsul menyampaikan, vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya untuk memastikan agar masyarakat atau komunitas adat serta generasi penerusnya.

Selain itu diharapkan masyarakat ada mampu bertahan dari pandemi sehingga tetap bisa melakukan aktivitas dalam keseharian, khususnya ketika menjaga wilayah adat.

Inisiatif pemberian vaksin untuk masyarakat adat dipersiapkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah terkait, dan LSM, ujarnya dalam keterangan tertulis Kamis, 14 Oktober 2021.

Kemudian, mengenai pelaksanaan vaksinasi masyarakat adat ini, sambungnya, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak, Mandalawangi, Persatuan Urang Baduy (PUB), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Pemberian vaksin Covid-19 bagi masyarakat adat mendapat respons yang positif dari berbagai pihak terkait, ungkap dia.

Ia berharap, kegiatan vaksinasi kepada masyarakat adat bisa memutus rantai dan mencegah penyebaran Covid-19.

Menurutnya, kegiatan ini adalah salah satu upaya pemenuhan hak-hak masyarakat adat sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan bisa membuka akses kesehatan untuk seluruh masyarakat adat di tanah air.


Artikel Asli