Kopi Tambora Dapat Penghargaan Pemprov NTB

suarantb | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 03:58
Kopi Tambora Dapat Penghargaan Pemprov NTB

Bima (Suara NTB) Kopi tambora di Desa Oi Bura Kecamatan Tambora, mendapat sertifikat penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Penghargaan sebagai bentuk apresiasi tersebut, buah keberhasilan Kelompok Tani (Poktan) dalam mengembangkan kopi alami tanpa sentuhan obat-obatan.

Alhamdulillah, Kita dapat sertifikat penghargaan dari provinsi, karena dianggap mampu membudidaya kopi tanpa sentuhan obat-obatan, ungkap Kasi Perlindungan Perkebunan Distanbun Kabupaten Bima, Amirullah, SP, kepada wartawan di kantornya.

Budidaya kopi organik di Desa Oi Bura, lanjut dia, sedikitnya melibatkan tiga Poktan. Masing-masing mengelola ratusan hektar dari total lahan seluas 900 Ha.

Selain pengembangan secara alami, Poktan yang ada juga melakukan pengolahan langsung di lokasi. Perkilogram bubuk kopi organik siap saji, paling rendah dijajakan dengan harga Rp100 ribu. Sementara yang bentuk biji biasanya dijual Rp20 ribu, ujarnya.

Disebutkan Amirullah, dalam setahun ketiga Poktan ini biasanya menghasilkan 3 ton kopi tambora organik. Jika melihat permitaan yakni 7 ton pertahun, hasil panen tersebut belum seberapa.

Tingginya permintaan itu, menurut dia karena jangkauan pasar kopi organik lebih luas, selain menyasar kedai kopi lokal, instansi pemerintah, masyarakat umum baik dari dalam dan luar daerah pun jadi sasaran pemasaran. Minat masyarakat dengan kopi organik ini cukup tinggi. Terbukti permintaan 7 ton per tahun, cuma kita mampu penuhi stok 3 ton. Jadi sangat terbatas, pungkasnya. (jun)

Artikel Kopi Tambora Dapat Penghargaan Pemprov NTB pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Artikel Asli