Kasus Rehab Gedung Asrama Haji Embarkasi Lombok, Jaksa Tidak Buru-buru Periksa Tersangka Mantan Kepala UPT

suarantb | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 03:45
Kasus Rehab Gedung Asrama Haji Embarkasi Lombok, Jaksa Tidak Buru-buru Periksa Tersangka Mantan Kepala UPT

Mataram (Suara NTB) Kejati NTB fokus menuntaskan pemeriksaan saksi-saksi kasus dugaan penyimpangan proyek rehabilitasi gedung Asrama Haji Embarkasi Lombok tahun anggaran 2019. Sebab, jaksa masih punya cukup waktu untuk memeriksa tersangka mantan Kepala UPT Abdurrazak Alfakhir yang kini menjadi narapidana korupsi.

Karena yang bersangkutan kini di dalam Lapas, nanti pemanggilan bisa menyesuaikan, ucap Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan dikonfirmasi Rabu, 13 Oktober 2021.

Maka jaksa penyidik kini sedang menuntaskan pemeriksaan saksi-saksi yang terkait dengan kasus tersebut. pemeriksaan tersangka lain seperti Direktur CV Kerta Agung bernisial DEK selaku rekanan pemenang tender dan WSB selaku rekanan pelaksana lapanga pun bakal menyusul.

Nanti kalau sudah rampung pemeriksaan saksi, baru kita lanjutkan ke pemeriksaan tersangka. Untuk yang Kepala UPT pemanggilannya nanti melalui Lapas, kalau yang lainnya langsung ke yang bersangkutannya, urai Dedi.

Rehabilitasi gedung Asrama Haji Embarkasi Lombok tahun anggaran 2019 diduga bermasalah. Modusnya, sejumlah pekerjaan fisik tetap dibayarkan penuh sesuai kontrak. Padahal, sebagian diantaranya masih ada pekerjaan yang tidak selesai.Selisih pekerjaan itu mengakibatkan kerugian negara yang berdasarkan penghitungan auditor nilainya sampai Rp2,65 miliar.

Dugaan penyimpangan pelaksanaan proyek, antara lain pada pekerjaan rehabilitasi gedung untuk hotel, rehabilitasi Gedung Mina, rehabilitasi Gedung Sofwa, rehabilitasi Gedung Arofah, dan rehabilitasi gedung PIH.

Asrama Haji Embarkasi Lombok mendapat anggaran untuk rehabilitasi gedung sebesar Rp3,05 miliar. Anggarannya bersumber dari APBN 2019. Tender proyek ini dimenangkan kontraktor asal Malang, Jawa Timur CV Kerta Agung dengan harga penawaran Rp2,96 miliar. (why)

Artikel Kasus Rehab Gedung Asrama Haji Embarkasi Lombok, Jaksa Tidak Buru-buru Periksa Tersangka Mantan Kepala UPT pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Artikel Asli