Kemenhub Siapkan Anggaran Rp 17 Miliar untuk PJU Bypass Mandalika

lombokpost | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:00
Kemenhub Siapkan Anggaran Rp 17 Miliar untuk PJU Bypass Mandalika

MATARAM -Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB memastikan pengerjaan bypass Mandalika tuntas pekan ini. Bypass itu menghubungkan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dengan KEK Mandalika.

Kamis atau Jumat ini rampung untuk pekerjaan utamanya, kata Kadis PUPR NTB H Ridwan Syah, Rabu (13/10).

Pekerjaan utama yang disebut Ridwan adalah dua jalur utama dengan empat lajur sepanjang 17,3 kilometer. Sudah tembus sampai ke bundaran (Dusun) Songgong itu. Di sana yang belum selesai, tapi tinggal sedikit saja. Makanya bisa satu dua hari ini tuntas semua, ujarnya.

Meski sudah selesai, Ridwan menyebut bypass Mandalika belum bisa dilintasi pengendara umum. Rekanan masih harus menuntaskan detail-detail kecil dalam proyek tersebut, seperti membersihkan material dan mengecat pembatas jalan.

Selain itu, utilitas bypass juga belum lengkap. Kata Ridwan, di beberapa titik memang sudah terpasang lampu penerangan jalan umum (PJU). Hanya saja jumlahnya belum banyak, sehingga tidak mencukupi untuk menerangi jalan ketika dilewati saat malam hari.

Rencananya, sisa PJU akan ditangani Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam waktu dekat ini. Sehingga ditargetkan seluruh utilitas bypass bisa lengkap sebelum gelaran World Superbike (WSBK).

Marka jalan juga belum semuanya. Kita tunggu dulu peresmian, lampu PJU dipasang, ada rambu lalin, baru difungsikan untuk umum, tutur Ridwan.

Disinggung soal masih adanya lahan yang belum terbayar, Ridwan mengaku tidak mengetahui. Ia memang mendapat informasi tersebut dan sudah diteruskan kepada kepala balai jalan.

Dari balai jalan tidak ada laporan mengenai permasalahan lahan. Tapi, kalau memang ada, saya sudah minta untuk diatensi itu, ujarnya.

Lebih lanjut, Ridwan mengatakan, untuk tahun ini pengerjaan bypass Mandalika hanya fokus pada jalur utama. Untuk jalur lambat di sisi jalan, pengerjaannya dilakukan menyusul. Setelah mendapat anggaran dari Kementerian PUPR.

Di kontrak itu memang hanya dua jalur itu saja. Makanya kemungkinan yang jalur lambat dikerjakan pada anggaran berikutnya, jelas Ridwan.

Setelah fisik jalan rampung, Ridwan menyebut jalur bypass akan ditata menjadi lebih asri. Dengan rencana penanaman pohon di pinggir jalan sepanjang 17,3 kilometer ini.Gubernur ingin seperti itu, supaya ketika orang lewat terlihat hijau-hijau, asri. Ini sedang kita koordinasikan dengan balai jalan, tandasnya.

Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Darat sudah menyetujui anggaran untuk utilitasbypass. Salah satunya untuk penerangan lampu jalan. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 17 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB HL Mohammad Faozal mengatakan,bypassmerupakan salah satu infrastruktur penunjang untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)Mandalika. Sehingga perlu dipersiapkan utilitas keselamatannya.

Karena itu, dishub telah mengusulkan ke Kementerian Perhubungan. Agar bypass Mandalika bisa dilengkapi dengan lampu jalan, marka, rambu lalu lintas, hingga traffic light. Yang belum ada itu utilitasnya, itu yang kita usulkan ke Menhub, ujarnya.

Faozal memastikan Kementerian Perhubungan sudah siap untuk mengcover seluruh utilitas keselamatan jalan dibypass. Kemenhub sudah siap membantu, tegas Faozal. (dit/r5)

Artikel Asli