Lima Bulan Diburu, Gerandong dari Lotim Tertangkap di Sumbawa Barat

lombokpost | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 09:53
Lima Bulan Diburu, Gerandong dari Lotim Tertangkap di Sumbawa Barat

MATARAM -Pelarian terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berinisial S alias Gerandong berakhir. Setelah lima bulan diburu, pria asal Desa Sukadana, Kecamatan Terara, Lombok Timur (Lotim), itu ditangkap polisi di tempat persembunyiannya, Selasa (12/10) lalu. Pelaku kita tangkap di Jereweh, Sumbawa Barat, kata Ketua Tim Opsnal Intelmob Sat Brimob Polda NTB Iptu Heru Santoso, Rabu (13/10).

Gerandong sudah menjadi daftar pencarian orang (DPO) karena diduga terlibat pencurian hewan ternak di Dusun Tengonak, Desa Rarang, Lotim. Ada tiga hewan ternak yang dicuri. Korban merugi hingga Rp 30 juta, bebernya.

Pria yang masih berusia 30 tahun itu, beraksi bersama dua rekannya, Amaq Simbah dan Amaq AS. Dua rekannya sudah ditangkap terlebih dahulu. Kini dua rekannya sedang menjalani masa pidana, jelasnya.

Saat menjalankan aksinya, mereka selalu membawa senjata tajam berupa parang dan lainnya. Mereka tidak segan-segan melukai korban saat beraksi.

Saat beraksi di Dusun Tengonang, Gerandong Cs sempat meminta pemilik hewan ternak keluar rumah sambil mengacungkan parang. Korban tidak berani keluar rumah lantaran ketakutan. Selanjutnya para pelaku mengambil tiga ekor sapi dari kandang milik korban.

Heru mengatakan, Gerandong cukup licin. Mengetahui temannya tertangkap dia langsung kabur. Memang licin pelaku ini, ujarnya.

Namun, polisi yang mendapatkan informasi Gerandong berada di wilayah Jereweh Sumbawa Barat langsung bergerak. Mereka berangkat dari Mataram menuju Jereweh. Kami lakukan penyelidikan di sana, ujarnya.

Setelah mengetahui lokasi persembunyiannya, polisi mengatur strategi. Menunggu Gerandong lengah agar tak kecolongan. Ketika pelaku sedang tidur kami langsung menangkapnya, tutur Heru.

Saat ditangkap, Gerandong tak berkutik. Polisi langsung membawanya ke Mapolda NTB untuk proses penyidikan. Pelaku sudah kita tahan, kata dia. (arl/r1)

Artikel Asli