Tim Jatim Gagal Lolos ke Final, tapi Tugas Belum Tuntas

jawapos | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 09:26
Tim Jatim Gagal Lolos ke Final, tapi Tugas Belum Tuntas

JawaPos.com- Tim sepak bola Jawa Timur (Jatim) gagal lolos ke final. Namun, tugas belum tuntas. Mereka masih menjalani satu laga di Stadion Barnabas Youwe, Jayapura, sore nanti. Jatim harus menghadapi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam laga perebutan medali perunggu.

Kans meraih perunggu terbuka lebar. Apalagi, Kaltim bukan lawan yang asing bagi Jatim. Keduanya pernah bentrok di babak enam besar (6/10). Hasilnya, Jatim saat itu mampu menang dengan skor 5-1.

Namun, hasil itu bukan jaminan kalau Jatim akan menang mudah. Sebab, kondisi mental pemain sedang drop setelah kalah di semifinal.

Soal pemain drop, itu urusan saya. Saya yang akan mengangkat mental pemain, kata pelatih Jatim Rudy William Keltjes kepada Jawa Pos. Dia meminta pemainnya melupakan kekalahan dari Aceh (10/10). Kami tetap targetkan kemenangan. Kalau tidak menang, untuk apa main? tegas Rudy.

Beruntung, tim ofisial Jatim merespons itu. Manajer tim sepak bola Jatim Amir Burhanuddin bergerak cepat. Setelah kalah dari Aceh, skuad langsung diajak makan malam.

Dari situ, anak-anak mulai tenang. Pagi tadi (kemarin, Red) anak-anak mulai mencair. Tidak ada ketegangan. Semua sudah siap main, ungkap Amir kepada Jawa Pos.

Amir juga menyampaikan kepada seluruh pemainnya agar tetap bermain dengan kepala tegak. Apalagi, Jatim sudah pernah mengalahkan Kaltim di enam besar.

Tentu saja itu (kemenangan atas Kaltim) menjadi motivasi tersendiri. Saya juga sampaikan ke pemain, masih ada satu podium yang tersisa. Jangan sampai terlewat. Harus diambil, tegas pria asal Tuban tersebut.

Masalahnya, Kaltim juga tidak ingin pulang dengan tangan hampa. Sang pelatih, Rahmad Hidayat, tidak ingin kekalahan di babak enam besar terulang. Apalagi, kondisi pemainnya sudah sangat siap.

Kondisi anak-anak juga mulai membaik. Pemain yang cedera juga sudah bagus dan siap bertanding besok (hari ini), ujar pelatih yang akrab disapa Rambo tersebut.

Terkait dengan recovery yang minim, Rambo tidak mau ambil pusing. Dia menyatakan bahwa anak asuhnya juga tidak mempermasalahkannya.

Masa istirahat memang sangat berpengaruh untuk mengembalikan stamina dan kebugaran pemain. Tapi, kalau memang jadwal sudah ditetapkan panitia, ya kami harus siap, jelas Rambo.

Artikel Asli