Arus Pendek Listrik Pemicu Kebakaran di Naru Barat, Kerugian Capai Rp2,1 Miliar

suarantb | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 02:02
Arus Pendek Listrik Pemicu Kebakaran di Naru Barat, Kerugian Capai Rp2,1 Miliar

Bima (Suara NTB) Polres Bima Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Desa Naru Barat Kecamatan Sape. Hasilnya pemicu kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik.

Berdasarkan hasil olah TKP, penyebab kebakaran di Desa Naru Barat akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik, kata Kasat Reskrim Polres Bima Kota, M. Rayendra RAP, STK, SIK, Rabu, 13 Oktober 2021.

Lebih lanjut Rayendra mengungkapkan, hal itu juga diperkuat dari keterangan sejumlah saksi. Kata dia, titik awal kobaran api, bersumber dari rumah panggung 12 tiang milik seorang warga setempat bernama Afnah. Barang bukti yang diambil dari lokasi ada beberapa potong kawat tembaga sisa kabel yang terbakar. Potongan kayu dan satu unit tabung gas LPG 3 kilogram, ujarnya.

Sementara total kerugian sementara akibat kebakaran itu nilainya mencapai Rp2,1 miliar. Hal itu berdasarkan hasil pendataan Tim Terpadu yang dikoordinir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima

Perkiraan nilai kerugian kebakaran Desa Naru Barat mencapai sekitar Rp2,1 miliar, kata Plt. Kepala BPBD Kabupaten Bima, M. Chandra Kusuma AP.

Chandra mengaku besaran estimasi kerugian tersebut mengacu pada 65 unit rumah dan 1 mushala yang terdampak kebakaran. Rinciannya sebanyak 34 unit rumah berada di RT 11 dan 31 unit rumah berada di RT 12. Puluhan unit rumah yang terbakar ini, dihuni 79 Kepala Keluarga (KK) dan sebanyak 205 anggota keluarga atau 284 jiwa, ujarnya.

Dari 65 unit rumah yang terbakar tersebut, ada 2 unit rumah 16 tiang, 44 unit rumah 12 tiang. Kemudian 6 unit rumah 9 tiang, serta 13 unit rumah tembok hangus terbakar. Yang rusak berat ada sebanyak 48 unit rumah serta sebanyak 17 unit rumah yang mengalami rusak sedang, pungkasnya. (uki)

Artikel Arus Pendek Listrik Pemicu Kebakaran di Naru Barat, Kerugian Capai Rp2,1 Miliar pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Artikel Asli