Berkelahi Lawan Pencuri Ikan, Kakek 70 Tahun Penjaga Kolam Ikan di Demak Malah Dipenjara

radartegal | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 09:00
Berkelahi Lawan Pencuri Ikan, Kakek 70 Tahun Penjaga Kolam Ikan di Demak Malah Dipenjara

Kasmito (74), kakek renta yang hidup sebatang kara harus mendekam di sel tahanan Rutan PolresDemak. Kakek yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga kolam ikan itudituduhmenganiayapencuri yang diduga akan mencuri ikandi kolam yang dijaganya.

Kolam ikan itu berada di Desa Pasir Kecamatan Mijen Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang jauh dari permukiman penduduk. Peristiwa itu berawal saat Mbah Mito (sapaan Kasmito, Red.)memergoki seorang pemuda hendak mencuri ikan, Selasa(7/9) malam, sekitar pukul 18.30 WIB.

"Jadi Mbah Minto itu memang penjaga kolam ikan di situ, tidurnya juga di situ di gubuk. Nah tanggal 7 September sekitar pukul 18.30 malam itu si mbah mergokin ada maling di kolamnya itu," ujar Kuasa hukum Kasminto dari LBH Demak Raya, Hariyanto, Rabu (13/10), sebagaimana yang dikutip dari suara.com.

Awalnya, Mbah Mito hanya berniat menegur pencuri tersebut. Apalagi sebelumnya, kolam ikan yang dijaganya kerap kehilangan barang-barang seperti mesin sedot air.

Ironisnya, pencuri itu malah menyerang Kasmito menggunakan alat strum ikan yang dibawanya. "Mbah sudah teriak maling-maling tapi ndak ada yang merespons karena letaknya juga jauh dari warga,"ujarnya.

Karena diserang, Kasmito mengambil arit dan dibacoklah maling itu di bagian punggung untuk melindungi diri. "Menurut pengakuan Kasminto, bukan sekali ini ia kehilangan barang atau ikan di kolam yang ia jaga,"katanya.

Usai membacok pencuri ikan itu, Mbah Minto lalu melaporkan kejadian pencurian itu ke warga desa. Dia juga mengaku telah membacok korban dan melukainya.

"Abis itu si mbah ngomong sama warga aku kemalingan, terus malingnya aku bacok, mbah sempat bingung itu. Lalu sekitar jam 23.00 malam hari itu juga si mbah dibawa ke kantor polisi karena laporan penganiayaan itu," imbuhnya.

Menurut dia penahanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian merupakan suatu yang berlebihan. Apalagi, perkara ini siap untuk disidangkan lantaran berkas sudah dinyatakan P-21 oleh pihak kejaksaan.

"Ini kan lucu ya, konyol ada orang menangkap pencuri, melindungi dirinya dari ancaman yang dilakukan oleh pencuri kok malah dipenjara, dipidanakan," tegas dia.

Haryanto berharap aparat penegak hukum dapat dengan adil melihat kasus ini. Menurutnya, saat itu korban sedang melindungi dirinya dari serangan pencuri.

"Harusnya supaya adil, pencuri itu juga ikut dipenjara atas kasus penipuan, jangan hanya Mbah Minto saja,"paparnya.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono berikan klarifikasi atas berita yang beredar di beberapa media terkait seorang kakek bernama Kasmito (74) yang ditahan di Rutan Polres Demak atas dugaan kasus penganiayaan pada seorang pemuda yang hendak mencuri di kolam ikan yang ia jaga.

Menurut keterangan Budi kejadian terjadi pada (7/9) warga sekitar menemukan seorang pria yang mengalami luka bacok pada lengan sebelah kanan dan leher sebelah kiri.

"Memang benar kita menangani kasus penganiayaan tersebut dan sekarang sudah kita limpahkan ke kajaksaan,"tuturnya saat dikonfirmasi.

Budi memberikan keterangan bahwa kasus penganiayaan yang menjerat kakek Kasmito tersebut telah dilaporkan terlebih dahulu ke Polres Demak dan telah P21 di Kejaksaan sedangkan kasus pencurian baru dilaporkan pada (11/10) dan saat ini masih ditangani oleh Satreskrim Polres Demak.

"Sekarang kasus pencurian sudah ditangani Satreskrim Polres Demak selanjutnya kita lakukan langkah penyidikan sehingga dapat menjadi terang apa yang dilakukan oleh pelaku tersebut," ujar Budi. (suara/zul)

Artikel Asli