Kades Temburun Kepulauan Anambas Mengundurkan Diri

mandalapos.co.id | Nasional | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 06:30
Kades Temburun Kepulauan Anambas Mengundurkan Diri

Mandalapos.co.id, Anambas Abdul Karim dikabarkan mengundurkan diri sebagai Kepala Desa Temburun, Kabupaten Kepulauan Anambas, karena desakan masyarakatnya sendiri.

Hal ini pun dibenarkan oleh Camat Siantan Timur, Abdul Kadir, yang mengaku telah mendengar kabar pengunduran diri Kades Temburun itu.

Betul dia kepingin mengundurkan diri, sebut Abdul Kadir dihubungi mandalapos, Selasa (12/10/2021).

Dijelaskan Abdul Kadir, Warga Desa Temburun mempertanyakan masalah Silpa (Sisa Lebih Penganggaran) Apbdes Temburun Tahun 2020 yang belum diselesaikan. Masyarakatpun telah menggelar pertemuan dengan sang kepala desa, hingga akhirnya memberikan waktu selama 45 hari untuk sang kades menyelesaikan pekerjaan yang bersumber dari Dana Silpa Tahun 2020.

Inginnya masyarakat pak kades mengundurkan diri, karena masa yang diberikan masyarakat itu 45 hari sudah selesai. Dengan komitmen nya kades, dia siap mengundurkan diri, karena dia belum sanggup menyelesaikan silpa itu, terang Abdul Kadir.

Meski demikian, Abdul Kadir berpandangan terkait masalah Silpa Desa Temburun Tahun 2020 yang belum dikerjakan oleh kepala desa masih dalam tahap wajar, lantaran pelaksanaan Silpa tahun 2020 masih bisa dikerjakan di tahun berjalan 2021.

Ditanya penanggung jawab desa setelah sang kades mengundurkan diri, sang camat mengatakan meski Abdul Karim telah mengajukan surat pengunduran diri, namun dirinya tetap bertanggung jawab atas berjalannya Pemerintahan Desa Temburun.

Pasalnya menurut Abdul Kadir, surat pengunduran diri Kades Temburun ini belum disetujui oleh Bupati Kepulauan Anambas.

Belum ada surat pemberhentian dari bupati, prinsipnya jika surat itu belum keluar, beliau masih bertanggung jawab di desa, jelasnya.

Mekanisme pertama dia sampaikan surat itu ke BPD, dilanjutkan ke kecamatan, kemudian diteruskan ke Bupati lewat DinsosP3APMD, baru atas pertimbangan Bupati maka surat pemberhentian keluar, maka sah kades tak menjabat lagi, tambahnya.

Kepala Desa Temburun Abdul Karim

Melihat isi surat pengunduran diri Abdul Karim sebagai Kepala Desa Temburun, yang diterima mandalapos dari pihak Kecamatan Siantan Timur. Disebutkan Dana Silpa Tahun 2020 merupakan satu kesatuan APBDes Tahun Anggaran 2021, yang dilaksanakan dalam tahun berkenaan.

Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat dengan tanpa pertimbangan yang jelas sesuai dengan peraturan perundang-undangan, mendesak saya selaku Kepala Desa Temburun untuk mengundurkan diri, apabila tidak dapat menyelesaikan pekerjaan yang bersumber dari Dana Silpa Tahun 2020 pada Tahun Anggaran 2021, dengan diberikan tenggat waktu selama 15 hari terhitung sejak tanggal 23 Agustus 2021, sampai dengan 9 Oktober 2021, sebut Abdul Karim dalam suratnya yang ditujukan kepada Bupati Kepulauan Anambas, Cq Camat Siantan Timur.

Lebih lanjut bunyi surat tersebut, untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban di lingkungan Desa Temburun, dengan ini saya mengajukan permohonan pengunduran diri saya selaku Kepala Desa Temburun Kecamatan Siantan Timur.

Surat tersebut dibuat oleh Abdul Karim pada tanggal 6 oktober 2021, dan telah dibubuhi materai 10000.

***Yahya

Artikel Asli