Loading...
Loading…
Jokowi Minta Jangan Cuma Jadi Tukang Gali dan Jualan Bahan Mentah Saja

Jokowi Minta Jangan Cuma Jadi Tukang Gali dan Jualan Bahan Mentah Saja

Nasional | jawapos | Rabu, 13 Oktober 2021 - 16:40

JawaPos.com Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyayangkan kekayaan alam Indonesia selama ini terkuras dan lebih banyak dimanfaatkan oleh negara lain ketimbang negeri sendiri. Bahkan, untuk kekayaan tambang Indonesia selama ini hanyalah menjadi tukang gali saja.

Sebab, Indonesia hanya mampu mengekspor tambang dalam bentuk bahan mentah (raw material) saja. Padahal banyak potensi yang dapat dikembangkan lantaran sumber daya alam kita sangat melimpah.

Namun, Jokowi menegaskan, hilirisasi industri menjadi sangat penting dilakukan. Jika Indonesia masih saja mengekspor bahan mentah, maka hanya akan mendapatkan manfaat dan keuntungan yang sangat sedikit.

Tidak bisa lagi kita ekspor raw material, yang tidak memiliki nilai tambah. Kita dapat uang dari situ, kita dapat income dari situ, tapi nilai tambahnya itu yang kita inginkan, ujarnya dalam acara peserta PPSA XXIII 2021 secara virtual, Rabu (13/10).

Jokowi mengungkapkan, kekayaan tambang di tanah air Indonesia merupakan anugerah yang besar. Sehingga, Indonesia harus dapat mengolah menjadi barang yang bernilai mahal.

Kalau hanya tukang gali kita kirim keluar, mereka buat smelter di sana, kemudian dibuat barang setengah jadi atau jadi, kembali ke sini, kita beli. Inilah yang sedikit demi sedikit harus kita hilangkan, tuturnya.

Baca Juga :
Jokowi: Indonesia Jangan Hanya Jadi Tukang Saja

Tidak hanya di sektor pertambangan, Jokowi melanjutkan, hilirisasi juga diterapkan di sektor lain seperti perikanan dan mebel. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang di olah dengan inovasi teknologi akan menciptakan nilai jual yang sangat tinggi.

Enggak boleh lagi kita jadi tukang tangkap ikan, harus ada industri pengolahannya di sini atau pada saat kita mendapatkan booming kayu, hanya tebang-tebang tidak ada industri perkayuan dan tidak ada industri permebelan sehingga industri kita kehilangan kesempatan itu, tuturnya.

Jokowi menambahkan, untuk merealisasikan hal itu, Jokowi ingin semua perusahaan pelat merah maupun swasta ikut berkontribusi. Bahkan menurutnya kalau perlu dipaksa.

Kita stop ekspor bahan mentah. Kita paksa entah BUMN entah swasta kita atau investor untuk mendirikan industrinya di dalam negeri, pungkasnya.

Original Source

Topik Menarik