Tak Mau ke Lokasi Vaksinasi, Warga Lombok Tengah Divaksin di Rumah

lombokpost | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 22:37
Tak Mau ke Lokasi Vaksinasi, Warga Lombok Tengah Divaksin di Rumah

PRAYA-Vaksinasi di Lombok Tengah terus digeber untuk mengejar target 100 persen pada 14 Oktober nanti. Tenaga kesehatan (nakes) mendatangi rumah-rumah warga untuk divaksin.

Ini semua demi menjaga kesehatan warga itu sendiri. Sehingga terwujud herd immunity secara komunal, kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng Muzakir Langkir pada Lombok Post , kemarin (10/10).

Seperti yang dijalankan nakes di Kecamatan Kopang. Mereka membentuk tim tuselak . Kepanjangannya tukang suntik lampak kemalem , kelakar Kapolsek Kopang AKP Suherdi, terpisah.

Dikatakannya, tim tuselak bekerja setiap malam. Sebab kalau pagi, siang, atau sore hari warga jarang ditemui di rumah. Ada yang menjadi pedagang, petani, tukang ojek, tukang parkir hingga karyawan swasta.

Tim tuselak sendiri terdiri dari unsur TNI, Polri, dan nakes Puskesmas Kopang. Begitu selesai salat Isya, seluruh nakes berkumpul di kantor camat. Kemudian turun ke desa-desa di wilayah Kopang. Data warga yang belum divaksin diperoleh dari babinsa dan bhabinkamtibmas desa setempat.

Ditambah lagi dari data-data aparatur pemerintah desa. Kita bersyukur cara seperti itu lebih efektif dan efisien, tandas mantan Kasatlantas Polres Loteng tersebut.

Dia optimis, target vaksinasi warga di wilayah Kopang tercapai. Mengingat sudah 70 persen sudah divaksin. Sehingga tinggal sedikit lagi, tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya menekankan langkah itu bukan semata-mata memaksa warga. Melainkan murni menjaga warga agar terhindar dari penularan Covid-19. Karena vaksin menjadi salah satu senjata yang paling ampuh. Mari kita dukung dan sukseskan, seru Herdi. (dss/r5)

Artikel Asli