Lutut Bermasalah, Tanpa Ranking Dunia, Pemain Indonesia Tampil Gigih

jawapos | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 22:03
Lutut Bermasalah, Tanpa Ranking Dunia, Pemain Indonesia Tampil Gigih

JawaPos.com- Tunggal putri Indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo gagal menyempurnakan kemenangan Indonesia atas Jerman pada laga perdana Grup A Piala Uber 2020.

Ester dikalahkan Nguyen Thuc Phuang dalam rubber game 18-21, 21-17, 14-21. Laga berakhir dalam tempo 54 menit. Ini membuat Indonesia menang 4-1.

Melakoni laga debut, Ester sebenarnya sudah bermain bagus. Sayang konsistensi performanya masih turun naik dalam pertandingan di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu (9/10).

Lawan memang bermain bagus. Sementara saya di awal-awal game ada keraguan. Di game kedua, saya sudah mulai menemukan bagaimana cara bermain dan bisa memenangi pertandingan, ucap Ester dalam siaran pers PP PBSI yang diterima JawaPos.com .

Sayang di game penentuan, pemain yang belum memiliki ranking dunia itu, sebenarnya sudah kembali ke jalur permainan terbaiknya. Terutama setelah memimpin di interval game ketiga, justru kembali kehilangan fokus. Saya bermain sudah benar. Namun setelah interval game ketiga, fokus saya mulai goyang lagi. Itulah yang membuat saya kalah, ucap Ester.

Manajer tim Piala Thomas dan Uber, Eddy Prayitno dia merasa puas dengan hasil kemenangan 4-1 atas Jerman. Sebab, di atas kertas dan sesuai perhitungan, Jerman memang bisa dikalahkan karena kemampuannya masih di bawah Indonesia.

Diakuinya, memang sebenarnya hitung-hitungan di atas kertas Indonesia akan kecolongan satu angka. Tetapi kemenangan Gregoria Mariska di partai pembuka atas Yvonne Li cukup menggembirakan. Sebab, prediksinya di partai pembuka ini Jerman bisa mencuri poin.

Awalnya kami memprediksi Gregoria akan kesulitan lawan Yvonne. Partai pertama ini bisa menjadi batu sandungan. Ternyata Gregoria bisa bermain penuh percaya diri dan tampil bagus untuk mengamankan angka di partai pertama, ucap Eddy di Hotel Scandic Aarhus.

Sementara di tiga partai lain yang juga menyumbangkan angka, Eddy menyebut hal itu sudah sesuai perkiraan. Pasangan Greysia/Apriyani bermain cantik dan stabil. Juga dengan ganda kedua Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. Pada awalnya, bahu Fadia sedikit bermasalah, ternyata sudah pulih.

Sementara penampilan tunggal kedua, pemain nomor 126 dunia, Putri KW, juga ada peningkatan, terutama dalam hal kepercayaan diri. Putri KW makin percaya diri, kata Eddy.

Menyangkut kekalahan Ester di partai terakhir, Eddy mengatakan bahwa lutut Ester sedikit bermasalah. Jadi itu berkontribusi mengganggu penampilannya di game ketiga. Meskipun secara umum, penampilan tunggal putri ketiga Indonesia ini bisa disebut jauh lebih baik dibanding di perebutan Piala Sudirman 2021 di Finlandia. Kai ini, Ester tampil lebih gigih.

Lutut Ester bukan masuk kategori cedera, tetapi sedikit bermasalah. Tidak nyaman saat dipakai bertanding. Dia memang butuh penanganan terapis secara khusus agar bisa pulih untuk menghadapi pertandingan selanjutnya, papar Eddy.

Artikel Asli