Khofifah Sebut 32 Kabupaten/Kota Masuk Level 1 Asesmen Kemenkes

jawapos | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 21:36
Khofifah Sebut 32 Kabupaten/Kota Masuk Level 1 Asesmen Kemenkes

JawaPos.com Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, 32 dari 38 kabupaten/kota di Jatim masuk level 1 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hal itu berdasar hasil asesmen situasi Covid-19 dari kementerian kesehatan (kemenkes).

Di Jawa Timur, sudah satu bulan terakhir ada 32 kabupaten/kota masuk level 1 menurut asesmen level dari kemenkes. Sedangkan enam kabupaten/kota masuk level 2, ujar Gubernur Khofifah seperti dilansir dari Antara di Kabupaten Magetan, Minggu (10/10).

Menurut dia, asesmen level dari kemenkes itu merupakan standar WHO dalam memonitor penyebaran Covid-19. Asesmen level dari kemenkes itu mengacu pada enam parameter. Yakni meliputi kasus konfirmasi, rawat inap rumah sakit, kematian, testing, tracing , dan treatment yang dilakukan secara masif dan terukur sehingga menghasilkan predikat memadai.

Sedangkan asesmen level PPKM berdasar Inmendagri Nomor 47 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, Level 2, dan Level 1, Covid-10 di Wilayah Jawa dan Bali, pada poin kedua menginstruksikan penetapan level wilayah ditambah dengan indikator capaian total vaksinasi dosis 1 dan vaksinasi dosis 1 lanjut usia di atas 60 tahun dari target vaksin di setiap wilayah algomerasi.

Sebagai contoh, Kota Surabaya. Itu dosis 1 sudah 100 persen, dosis 2 sudah di atas 70 persen, lansianya dosis 1 dan 2 juga di atas 70 persen. Tetapi, belum bisa disebut PPKM level 1, karena wilayah itu dihitung secara algomerasi. Harus dilihat bagaimana wilayah Bangkalan, Gresik, dan wilayah algomerasi Surabaya Raya, terang Khofihah.

Untuk asesmen level PPKM menurut Inmendagri Nomor 47 Tahun 2021 di Jawa Timur, ada 32 kabupaten/kota level 3 PPKM dan lima kabupaten/kota level 2 PPKM, sedangkan satu daerah masuk PPKM level 1.

Gubernur menjelaskan, meski secara asesmen level kemenkes sudah mulai membaik, pihaknya meminta masyarakat tetap menjaga dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Pemerintah daerah di wilayah Jawa Timur diminta untuk terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 agar kekebalan kelompok segera terbentuk dan menekan kasus Covid-19.

Artikel Asli