Secara Teknis Tak Ada yang Bisa Dievaluasi karena Handicap Lawan Jauh

jawapos | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 21:32
Secara Teknis Tak Ada yang Bisa Dievaluasi karena Handicap Lawan Jauh

JawaPos.com- Bertanding tanpa tekanan terlalu berat, membuat para pemain ganda putra Indonesia bisa bermain sangat nyaman. Mereka melengkapi kemenangan Indonesia atas Aljazair pada penyisihan Grup A dengan skor 5-0.

Pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang turun di partai keempat, mengalahkan Koceila Mammeri/Youcef Sabri Medel. Dalam waktu relatif singkat, 23 menit, pasangan berjulukan The Daddies ini menang 21-9, 21-15.

Berkat kemenangan Hendra/Ahsan di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu (9/10) malam itu, Indonesia unggul 4-0 atas Aljazair.

Hendra/Ahsan mengatakan bersyukur bisa kembali bermain melawan Koceila/Youcef. Laga ini merupakan pertandingan pertama mereka sejak terakhir bertanding di Olimpiade Tokyo 2020, Juli silam.

Ini merupakan pertandingan pertama kami. Semoga penampilan kami semakin baik jika diturunkan pada pertandingan selanjutnya, ucap Hendra dikutip dari siaran pers PP PBSI yang diterima JawaPos.com .

Bersyukur saja bisa menyesuaikan diri dengan kondisi pertandingan, apalagi setelah lama kami tidak diturunkan, tambah Ahsan.

Juara dunia junior 2019 Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga tak mau ketinggalan menyumbang angka. Leo/Daniel mampu mengandaskan ganda kedua Aljazair Mohamed Abderrahime Belarbi/Adel Hamek, 21-3, 21-11.

Kami senang bisa menyumbangkan angka. Cuma kualitas lawannya memang jauh. Meskipun begitu, ini baru awal dari perjalanan kami sebagai pemain, ujar Daniel.

Dengan tambahan angka dari Leo/Daniel, Tim Garuda akhirnya menang 5-0 atas Aljazair. Kemenangan ini juga bermakna penting untuk menambah spirit pemain saat menghadapi Thailand pada Senin (11/10) siang pukul 13.30 waktu setempat.

Kemenangan 5-0 atas Aljazair ini saya rasa akan menambah kepercayaan diri para pemain untuk menghadapi Thailand di pertandingan hari Senin lusa. Yang pasti laga itu tidak gampang, tutur Hendra.

Bersyukur bisa melewati hari ini dengan kemenangan 5-0. Kemenangan ini menjadi bakal menghadapi pertandingan berikutnya. Kita harus lebih siap dan lebih fight lagi, tambah Ahsan.

Di mata kepala pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi, kemenangan atas lawan yang jauh kualitasnya, memang rasanya tidak bisa jadi patokan dan bahan evakuasi. Secara teknis tidak ada yang bisa dievaluasi karena handicap lawan yang terlalu jauh, ucap Herry.

Artikel Asli