Polisi Tangkap Satu Keluarga Pelaku Buang Bayi di Bireuen

acehsatu.com | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 07:33
Polisi Tangkap Satu Keluarga Pelaku Buang Bayi di Bireuen

ACEHSATU.COM | BIREUEN - Tim Resmob Satreskrim Polres Bireuen menangkap tiga orang yang diduga melakukan tindak pidana membuangbayidi kursi bambu pada salah satu ruko di Desa Rheum Timu, Simpang Mamplam, Bireuen.

Terduga pelaku berhasil ditangkap Jumat (8/10) sekitar pukul 22.00 WIB atauberselang sembilan jam dari waktu ditemukannyabayitersebut oleh seorang warga.

Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres Bireuen, AKP Arief Sukmo Wibowo SIK kepada Serambi Sabtu (9/10) mengatakan, pelaku yang diduga membuangbayitersebut yakni dua orang perempuan masing-masing berinisial Mur (28) atau ibu daribayitersebut, kemudian Yul (50) ibu dari Mur, dan seorang lagi ayah pelaku atau kakek daribayiyang dibuang berinisial Syaf (56). Ketiganya warga Kecamatan Ulim, Pidie Jaya.

Penangkapan dilakukan setelah tim Polres Bireuen mendapat bukti rekaman CCTV di salah satu ruko di Desa Rheum Timu, Simpang Mamplam. Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku membawabayitersebut.

"Rekaman CCTV itu diperlihatkan kepada sejumlah warga dan kebetulan ada yang mengenal orang yang terekan CCTV tersebut," ujar Kasat Reskrim Polres Bireuen.

Berdasarkan petunjuk dan keterangan serta bukti rekaman CCTV, polisi pun bergerak ke alamat mereka di salah satu desa di kawasan Ulim, Pidie Jaya.

Setiba di rumah yang dituju, tim Resmob memperlihatkan bukti CCTV, dan akhirnya tiga orang ditangkap karena diduga sebagai pelaku yang membuangbayitersebut. Ketiganya masih satu keluarga yaitu anak, ibu dan bapak. Ketiga mereka segera dibawa ke Polres Bireuen untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagaimana diberitakan kemarin, warga desa Rheum Timu, Simpang Mamplam Bireuen bernama M Nasir (54) menemukanbayiberjenis kelamin laki-laki di kursi bambu pada salah satu kios desa setempat.

Bayi laki-laki itu diduga sengaja diletakkan/dibuang orang tuanya atau orang tidak bertanggungjawab dengan kondisi terbungkus kain warna putih. Bayi tersebut kemudian dirawat di RSUD dr Fauziah Bireuen.

"Menyangkut motifnya masih dalam penyelidikan. Namun mereka sudah diamankan ke Polres Bireuen," ujar Kasat Reskrim Polres Bireuen, AKP Arief Sukmo Wibowo SIK.

Ketiga mereka dipersalahkan melanggar pasal 305 KUHPidana tentang membuang anak di bawah umur


Artikel Asli