Pemberlakuan NIK Jadi NPWP Tidak Otomatis Sebabkan Pemilik Dikenai Pajak

acehsatu.com | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 06:42
Pemberlakuan NIK Jadi NPWP Tidak Otomatis Sebabkan Pemilik Dikenai Pajak

ACEHSATU.COM | JAKARTA - Beredar informasi yang menyebutkan bahwa semua orang wajib membayarpajaksetelah Nomor Induk Kependudukan (NIK) akan difungsikan menjadiNomor Pokok Wajib Pajak(NPWP).

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmaldrin Noor mengatakan pemberlakuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadiNomor Pokok Wajib Pajak(NPWP) tidak otomatis menyebabkan pemilikNIKakan dikenai pajak.

"Untuk pengenaan pajak, pemilikNIKharus telah memenuhi syarat subjektif (termasuk sebagai subjek pajak) dan objektif (mendapatkan penghasilan setahun di atas batas Penghasilan Tidak Kena Pajak)," kata Neilmaldrin dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu 10 Oktober 2021.

Terkait resolusi pemberlakuanNIKmenjadiNPWP, Neilmaldrin menjelaskan pada dasarnya untuk lebih memperkuat reformasi administrasi perpajakan yang sedang berjalan.

Pemberlakuan itu pun merupakan penggabungan antara sistem administrasi perpajakan dengan basis data kependudukan.

Selain itu, tujuan pemberlakuan ini juga untuk memberi kemudahan dan kesederhanaan administrasi dan kepentingan nasional.

Sebelumnya diketahui, Neilmadrin menjelaskan adanya Wajib Pajak (WP) untukOrang Pribadi(OP), yang wajib mendaftarkan diri keKantor Pelayanan Pajak(KPP) untuk mendapatkanNPWP.

Sementara, dalam Undang-Undang (UU) Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), sudah diberlakukan fungsiNIKyang ditambah menjadi sekaligus sebagaiNPWPbagi WP OP.

"Dengan ketentuan baru ini, maka WP OP tidak perlu repot melakukan pendaftaran ke KPP, karenaNIKtersebut sudah berfungsi sebagaiNPWP," kata Neilmaldrin.***

Artikel Asli