Minat Masyarakat Tasikmalaya ke Sentra Vaksinasi Menurun

republika | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 17:25
Minat Masyarakat Tasikmalaya ke Sentra Vaksinasi Menurun

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA--Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19. Pasalnya, agar status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi Level 2, cakupan vakinasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya harus sudah 50 persen dari sasaran.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra mengatakan, saat ini cakupan vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 39,59 persen. Ia meyakini, dalam sebulan ke depan, cakupan vaksinasi di Kota Tasikmalaya sudah mencapai 50 persen. "Karena sekarang kita sudah 39,5 persen. Tinggal 10,5 persen lagi," kata dia saat dihubungi Republika, Ahad (10/10).

Ia menjelaskan, saat ini distribusi vaksin Covid-19 ke Kota Tasikmalaya sudah berjalan baik. Dalam setiap pekan, setidaknya dikirimkan 15 ribu dosis vaksin ke Kota Tasikmalaya. Artinya, tak ada kendala lagi terkait stok vaksin.

Sementara itu, rata-rata penggunaan vaksin di Kota Tasikmalaya sudah mencapai 2.000 dosis per harinya. Dalam sepekan, pihaknya bisa menyuntikkan sekitar 15 ribu dosis vaksin kepada masyarakat.

Namun, menurut Asep, minat masyarkat untuk datang ke sentra vaksinasi mulai menurun. Padahal, pihaknya sudah mengirimkan undangan kepada sasaran untuk datang ke sentra vaksinasi. Hal itu menjadi kendala untuk melakukan percepatan vaksinasi."Jadi kita coba untuk masuk ke lingkungan warga dengan dibantu TNI dan Polri. Sekarang kita mengubah pola layanan, dengan mendekatkan pelayanan ke masyarakat, agar lebih banyak yang mau divaksin," ujar dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya hingga 10 Oktober, dari total sasaran 560.243 orang, sebanyak 221.798 orang atau 39,59 persen telah menjalani vaksinasi dosis pertama. Sedangkan untuk vaksinasi dosis keduab mencapai 148.977 orang atau 26,59 persen.

Artikel Asli