BP Jamsostek Gandeng Baznas Bazis DKI Jakarta Program Semua Bisa Makan Cegah Warga Kelaparan

rm.id | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 15:22
BP Jamsostek Gandeng Baznas Bazis DKI Jakarta Program Semua Bisa Makan Cegah Warga Kelaparan

Program Semua Bisa Makan yang diinisiasiBadan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Amil, Zakat, Infak, dan Sedekah (Bazis) DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) diresmikan secara langsung olehGubernur DKI JakartaAnies Baswedan pada Jumat (8/10) lalu.

Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Jakarta Cilandak Puspitaningsih mengatakan, program Semua Bisa Makansenada dengan program Sharing for Caring yang telah dilakukan BP Jamsostek Jakarta Cilandak sejak dari 2 tahun yang lalu.

Wetty, sapaan akrab Puspitaningsih berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi dan menularkan hal baik bagi masyarakat luas. Jadi, dengan program Semua Bisa Makan' selain membantu warga juga dapat membantu UMKM yang terkena dampak Covid-19 untuk menggerakkan kembali roda perekonomian.

"Melalui kegiatan ini kita dapat memberdayakan UMKM di setiap kelurahan hinggan kecamatan, sehingga ke depan, UMKM dapat lebih maju dan sebagi pionir dalam menggerakkan perekonomian Indonesia," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (10/10).

Wetty menambahkan, kegiatan ini berdampak sangat besar jika rutin dilakukan dan tentu dapat menggerakkan roda perekonomian bergerak kembali. "Dengan menyisihkan sebagian rejeki yang kita punya dapat saling membantu masyarakat serta juga para pelaku usaha," ujarnya.

Wetty menuturkan, dalam kegiatan ini Baznas Bazis DKI Jakarta telah bekerjasama dengan kurang lebih 300 UMKM. Dengan tak lupa tentunya juga harus berikan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada UMKM tersebut.

"Kita juga dapat memberikan perlindungan kepada orang-orang terdekat seperti asisten rumah tangga, supir pribadi, dan satpam rumah. Kita bisa bersedekah dengan membayarkan iuran Rp 16.800 per bulan dan kita sudah dapat memberikan Program Perlingdungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," tuturnya.

Wakil Ketua IV Baznas Bazis DKI Jakarta Ahmad Abu Bakar mengatakan, program, Semua Bisa Makan tujuannya saling membantu antar warga dengan warga lainnya atau dapat dikatakan jangan sampai ada warga yang merasa kesulitan untuk makan.

"Kurang lebih ada sebanyak 300 UMKM telah bekerjasama dengan Baznas dan sistemnya apabila ada warga yang kesulitan makan kita berikan kupon dan langsung datang ke UMKM yang telah bekerjasama dengan Baznas untuk mendapatkan makan gratis," jelasnya.

Ahmad berharap ke depannnyaberencana dapat berkolaborasi dalam hal perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada UMKM. "Kita berharap dengan perlindungan program BP Jamsostek para pelaku UMKM dapat bekerja lebih nyaman dan aman," ujarnya.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Selatan Sayid Ali Zainal Abidin mengaku mendukung dan mengapresiasi sepenuhnya kegiatan kolaborasi antara Baznas DKI Jakarta dengan BP Jamsostek.

"Kita tahu bersama bahwa DKI Jakarta ni merupakan kota kolaborasi, sehingga dengan adanya kolaborasi seperti ini dapat membantu warga serta menggerakkan roda perekonomian," ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, program Semua Bisa Makanmerupakan solusi yang luar biasa di tengah situasi masyarakat saat ini yang membutuhkan bantuan. Sementara, banyak warga Jakarta yang ingin berbuat baik, namun di sisi lain memerlukan wadah untuk menyalurkan bantuannya. "Jakarta adalah kota yang penuh dengan orang-orang baik. Banyak orang yang mau membantu orang lain dan banyak orang yang mau mengurusi orang-orang yang membutuhkan," katanya.

Tumbuhkan Kembali Gotong Royong

Ketua Umum Pengurus Besar Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Syarief Hidayatulloh mengapresiasi gebrakan Gubernur Anies bekerja sama dengan Basnaz dan Baziz serta BP Jamsostek dalam program bersama Semua Bisa Makan. "Ini program dahysat. Siapapun bisa jadi donatur, siapapun bisa menyumbang," ungkap Syarief dalam keterangannya, Minggu (10/10).

Kata Syarief, inilah salah satu sifat gotong royong masyarakat Indonesia yang bisa diimplementasikan dan dikelola dengan baik. Yakni berbagi bersama dengan masyarakat lain yang membutuhkan uluran tangan.

"Pak Gubernur ingin masyarakat di Jakarta nggak ada yang kelaparan. Dan tentu mengajak warga yang mampu, menjadi donatur yang baik hati bisa menyalurkan bantuannya secara tepat sasaran. Gotong royong dihidupkan kembali," tuturnya.

Dijelaskan Syarief, para fakir miskin dan dhuafa yang ingin mengakses makanan dari program Semua Bisa Makan ini bisa mendapatkan kupon yang disediakan oleh warung-warung yang sudah bekerjasama dengan program tersebut. Dan paket makanan yang disediakan nantinya gratis.

Syarief menambahkan, donasi untuk program ini bisa disalurkan secara langsung kepada Baznas Bazis DKI Jakarta melalui aplikasi. Dia berharap, program ini bisa semakin meluas dan diadopsi oleh pemerintah daerah lainnya, bahkan organisasi kemasyarakatan yang ada.

"Gerakan persaudaraan dan gotong royong bisa dicontoh oleh daerah lain. Agar tak ada lagi saudara kita yang kelaparan," harapnya. [ KPJ ]

Artikel Asli