Alumni Bahasa Arab IAIN Malang Dukung KH Marzuqi Mustamar sebagai ketum PBNU

jatimtimes.com | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 14:48
Alumni Bahasa Arab IAIN Malang Dukung KH Marzuqi Mustamar sebagai ketum PBNU

JATIMTIMES - Alumni Bahasa Arab Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Malang angkatan 1989/1990 merestui dan bersepakat mendukung kawan seperjuangan pada masa kuliahnya dulu, yakni KH Marzuqi Mustamar, maju sebagai kandidat ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Hal itu disampaikan oleh salah satu perwakilan alumni Bahasa Arab IAIN Malang 1989/1990 yang juga merupakan kakak kandung KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), yakni KH Nasirul Mahasin, kepada JatimTIMES.com.

"Yang jelas alumni Bahasa Arab IAIN Malang 1989/1990 merestui dan mendukung Kiai Marzuqi Mustamar sebagai calon ketum PBNU," ungkap sosok kiai yang akrab disapa Mahasin ini, Minggu (10/10/2021).

Alumni Bahasa Arab IAIN Malang 1989/1990.

Mahasin menyampaikan, jika terdapat rekan seperjuangan di masa kuliahnya dulu maju sebagai kandidat ketua umum dalam sebuah organisasi di tingkat nasional, pihaknya akan terus mendukung.

"Kalau ada teman kita maju sebagai kandidat ketua umum seperti NU atau nanti ada ketua umum organisasi lain, pasti alumni Bahasa Arab akan ikut mendukung," ujar Mahasin.

Pernyataan dukungan dan pemberian restu kepada KH Marzuqi Mustamar untuk maju sebagai calon ketum PBNU ini dikarenakan pihaknya meyakini sosok KH Marzuqi dapat mewujudkan kemaslahatan umat. Khususnya bagi warga Nahdliyin. "Ya merestui kalau beliau. Kita dukung untuk kemaslahatan umat," tutur Mahasin.

Alumni Bahasa Arab IAIN Malang 1989/1990.

Sebagai informasi, berdasarkan rilis hasil survei Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) yang dilakukan pada 23 Maret hingga 5 April 2021, terdapat 30,2 persen dari 1.200 respons survei nasional berasal dari segmen masyarakat.

Mereka menempatkan empat nama kiai dalam bursa calon ketua tanfidziyah atau ketua umum PBNU di muktamar ke-34 mendatang. Yakni Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar dengan raihan sebesar 24,7 persen dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur KH Hasan Mutawakkil Alalllah dengan raihan 22,2 persen.

Lebih lanjut, terdapat dua sosok kiai lainnya. Yakni Ketua Tanfidziyah PBNU KH Said Aqil Siradj yang merupakan incumbent dengan perolehan 14,8 persen serta Rais Syuriah PBNU KH Ahmad Bahauddin Nursalim sebesar 12,4 persen.

Meskipun ada nama adik kandungnya, yakni KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, Mahasin menyerahkan sepenuhnya pada hasil Muktamar Ke-34 PBNU di Provinsi Lampung yang dimulai 23 Desember 2021 mendatang.

Artikel Asli