DPR RI Minta Polres dan Pemkot Bandarlampung Bongkar Jaringan Manusia Silver

lampung.rilis.id | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 13:45
DPR RI Minta Polres dan Pemkot Bandarlampung Bongkar Jaringan Manusia Silver

Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari angkat bicara terkait jaringan 'manusia silver' di Bandarlampung.

Menurut Tobas --sapaan akrabnya, butuh penanganan khusus terhadap peminta-minta dengan sekujur tubuh dicat warna perak tersebut.

Sebab, mereka bukan sekadar gelandangan atau pengemis. Namun dikoordinir dengan melibatkan anak-anak di bawah umur.

"Ini kasus yang melibatkan jaringan, maka Pemkot bisa bekerja sama dengan Polres untuk melakukan penyelidikan," ungkapnya, Minggu (10/10/2021).

Tobas meminta, Pemerintah Kota dan Polresta Bandarlampung untuk meneluauri jaringan tersebut, membongkar, dan melakukan penindakan hukum.

Karena ini adalah pidana, bukan hanya administrasi. D iduga ada unsur human trafficking dan melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Maka pandangannya bukan sebatas di Pol PP tapi harus ada penyelidikan oleh aparat kepolisian agar tuntas," kata dia.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bandarlampung telah melakukan penertiban sejumlah manusia silver baik anak-anak dan dewasa.

Pol PP Bandarlampung berhasil mengamankan seorang kordinator lapangan yang mengaku menerima setoran Rp10 ribu per anak.

"Untuk koordinator yang lebih tinggi Rp15 ribu per anak," ungkap Kasat Pol PP Bandarlampung Suhardi Syamsi beberapa waktu lalu. (*)

Artikel Asli