Guru SMPN 1 Pulau Laut Barat Kenang Sosok Gadis yang Jadi Korban Pembacokan di Kotabaru

apahabar.com | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 13:01
Guru SMPN 1 Pulau Laut Barat Kenang Sosok Gadis yang Jadi Korban Pembacokan di Kotabaru

apahabar.com, KOTABARU Kepergian Aulia Sari, gadis berusia 14 tahun akibat ulah brutal terduga begal di Kotabaru membuat sedih keluarga dan orang-orang dekatnya.

Sebagai pengingat, sebelum berpulang untuk selamanya, Aulia, bersama ibunya Mahriani, bersimbah darah akibat serangan senjata tajam oleh pria yang diduga begal.

Aulia terluka parah terkena tebasan senjata tajam saat berupaya melindungi sang ibundanya pada Selasa (5/10) malam lalu.

Keduanya kemudian ditinggalkan pelaku dengan kondisi bersimbah darah di semak-semak. sementara barang berharga berupa HP dan uang ratusan juta dibawa pelaku kabur.

Tak berselang lama, keduanya ditolong warga dan dilarikan ke RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru untuk mendapatkan penanganan medis. Sayang, nyawa Aulia tak bisa diselamatkan, ia dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (8/10) pagi.

Dari penelusuran apahabar.com, Aulia adalah gadis berasal dari keluarga sederhana dan berperangai baik. Ia duduk di kelas IX B SMPN 1 Pulau Laut Barat.

Di mata dewan guru, Aulia juga dinilai anak yang sangat rajin belajar, santun, mudah bergaul dengan teman sekolah serta murah senyum.

Kepala SMPN 1 Pulau Laut Barat, Khoirotun, merasa sangat kehilangan atas kepergian salah satu siswanya, Aulia Sari. Menurutnya, almarhumah adalah sosok gadis dari keluarga sederhana, ceria, dekat dengan kawan-kawannya, dan sangat sopan.

Dewan guru dan siswa SMPN Pulau Laut Barat pun sangat terpukul atas kepergian Aulia.

Sampai detik ini, saya selalu teringat dia, Pak. Anaknya cantik, dan santun. Kalau disapa, atau menyapa dia selalu tersenyum, ujar Khoiroh sembari terisak ketika ditanya wartawan.

Khoirotun sangat menyesalkan aksi brutal pelaku yang tega melukai ibu dan almarhumah Aulia. Semua dewan guru tidak menyangka kejadian tragis ini bisa terjadi.

Ia bersama dewan guru berharap agar pihak berwajib dapat memberikan hukuman setimpal terhadap pelaku, sesuai hukum yang berlaku.

Kami dari dewan guru, menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib ihwal proses soal kasus ini. Kalaupun ini kehendak Allah SWT, kami ikhlas, semoga anak kami Aulia husnul khatimah dan sang ibunya sembuh, pungkasnya.

Sebagai informasi, pelaku terduga begal berinisial AT (26) telah berhasil diamankan tim gabungan Polsek Pulau Laut Barat, Buser Macan Bamega, dan Tim Resmob Macan Kalsel.

Kini pelaku beserta barang bukti berada di Mapolres Kotabaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Artikel Asli