Majelis Nurul Anwar Kambitin Tabalong Diresmikan di Momen Peringatan Maulid

apahabar.com | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 11:41
Majelis Nurul Anwar Kambitin Tabalong Diresmikan di Momen Peringatan Maulid

apahabar.com, TANJUNG Mulai awal November 2021mendatang masyarakat Desa Kambitin dan sekitarnya bisa menambah pengetahuan keagamaannya di Majelis Nurul Anwar.

Peresmian Majelis Nurul Anwar Kambitin pimpinan Ustaz H Fahmi Anshari ini dilakukan Camat Tanjung, Arianto, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di lokasi majelis Jalan Sei Ruku RT 01 Desa Kambitin, Kecamatan Tanjung, Tabalong, Sabtu (9/10) malam tadi.

Kami berkeyakinan, kebaikan jangan boleh ditunda. Mengambil momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H tahun ini kami jadikan sebagai momentum untuk soft launching majelis ini, kata Direkrur Majelis Nurul Anwar, Muhammad Rusan.

Majelis Nurul Anwar akan memulai kajian awal bulan depan di setiap Minggu pertama setiap bulannya.

Kajian yang akan disampaikan berkaitan dengan ilmu fiqh, tauhid, dan tasawuf, terang Rusan.

Sementara itu, Camat Tanjung Arianto, mengapresiasi perkembangan kegiatan keislaman di Desa Kambitin.

Desa ini selain memiliki pondok pesantren modern juga memiliki tempat pengajian baru, yakni Majelis Nurul Anwar di bawah Yayasan Sayangi Sesama Tabalong, jelasnya.

Arianto mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Sayangi Sesama yang sudah menginisiasi lahirnya majelis taklim di Desa Kambitin.

Hal ini juga sejalan dengan pesan Bupati Tabalong yang meminta dihidupkan lagi majelis-majelis dengan tetap prokes Covid-19.

Arianto mengaku telah mengikuti rapat bersama bupati seiring membaiknya kondisi Tabalong dari virus corona yang beriringan masuknya bulan maulid.

Bupati mempersilakan bagi masyarakat untuk merayakan perayaan maulid dan hidupkan kembali majelis taklim, tentu dengan menerapkan Prokes Covid-19, bebernya.

Sementara itu, Ustaz Fahmi Anshari, dalam tausiah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan soft launching mengingatkan pentingnya memiliki sikap saling peduli, menyayangi sesama tanpa perlu membedakan ras.

Jika ada manusia, tetangga yang kesusahan, bantu tak peduli apapun ras dan agamanya. Kebaikan tak memandang hal itu, ingat ustaz jebolan Kairo Mesir ini.

Artikel Asli