Target Jusuf Kalla 2 Juta Vaksinasi Kelar Bulan Ini...

rm.id | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 09:52
Target Jusuf Kalla 2 Juta Vaksinasi Kelar Bulan Ini...

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mencanangkan program 2 juta vaksinasi bagi Indonesia sehat.

Peresmian gerakan itu dilakukan JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, serta Ketua PMI Daerah Istimewa Yogyakarta GBPH Prabukusumo, di Pendopo Parasamnya, Kabupaten Sleman, kemarin. Dua juta vaksin ini kita usahakan sebulan selesai, ujar JK.

Menurutnya, vaksinasi merupakan upaya efektif mencapai kekebalan imunitas ( herd immunity ) untuk penanggulangan Covid-19 di Indonesia. Dengan begitu, kondisi kesehatan masyarakat pulih. Sekaligus, menggerakkan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

JK mendorong PMI seluruh Indonesia di semua tingkatan, baik dari PMI provinsi, kabupaten/kota, sampai kecamatan bersama fasilitas kesehatan PMI (Rumah Sakit, Klinik dan Unit Donor Darah/UDD PMI) bergerak secara simultan untuk melaksanakan vaksinasi.

Mantan Wakil Presiden itu menyatakan, Kabupaten Sleman dipilih sebagai pembukaan kegiatan ini, karena dinilai sudah siap. Ibu Bupatinya luar biasa dan tempatnya luas. Di samping itu kita bersamaan melakukan vaksinasi di seluruh provinsi di Indonesia yang dipusatkan di Sleman ini, imbuhnya.

Sementara, Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Prof Fachmi Idris menambahkan, melalui inisiatif dan kolaborasi lokal, saat ini PMI telah menjangkau 857.206 orang di seluruh Indonesia. PMI sebagai mitra Pemerintah tentu ingin berkontribusi lebih banyak bagi masyarakat Indonesia, dengan alokasi khusus dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak dua juta vaksin, bebernya.

Untuk mendukung alokasi khusus ini, PMI bekerja sama dengan Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan, melatih 2.356 tenaga vaksinator PMI di seluruh Indonesia.

Sedangkan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengapresiasi peresmian Program Nasional Sentra Vaksinasi Covid-19. Menurutnya, penyelesaian pandemi Covid-19 ini tidak dapat dilakukan sendirian oleh Pemerintah. Tidak bisa juga dilakukan secara parsial. Misalnya, lewat Puskesmas saja.

Namun, harus dilakukan bersama-sama, sesuai kompetensi masing-masing dengan semangat kolaboratif. Jika vaksinasi hanya mengandalkan fasilitas pelayanan kesehatan maupun Puskesmas saja, sulit mengejar terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity sesuai jadwal, tuturnya. [ DIR ]

Artikel Asli