Tyson Fury vs Deontay Wilder:Straight Kanan Bukan Satu-satunya Andalan

jawapos | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 08:48
Tyson Fury vs Deontay Wilder:Straight Kanan Bukan Satu-satunya Andalan

JawaPos.com Inilah duel jilid ketiga sekaligus penentuan siapa yang terbaik di antara dua petinju kelas berat papan atas saat ini.

Hari ini (10/10) di T-Mobile Arena, Tyson Fury akan meladeni Deontay Wilder (siaran langsung Indosiar pukul 08.30 WIB ) .

Pada laga tersebut, Fury berstatus pemegang sabuk juara dunia kelas berat WBC. Sebagai penantang, Wilder mengklaim kini kondisinya lebih kuat dan membawa senjata baru.

Pascakalah KO di ronde ketujuh oleh Fury Februari tahun lalu, Wilder berbenah total.

Wilder bahkan menghentikan pelatihnya, Mark Breland, yang disebut berkhianat dan membocorkan strategi bertarungnya kepada pihak Fury.

Wilder saat itu juga menyebut Breland melempar handuk alias memberikan sinyal menyerah terlalu cepat kepada wasit di duel jilid kedua tersebut.

Sebagai gantinya, Wilder menunjuk Malik Scott menjadi pelatih. Scott menyebut Wilder saat ini jauh lebih kuat. Senjata petinju asal AS itu bukan hanya pukulan straight kanan yang superkeras.

Sebagaimana diketahui, straight kanan Wilder selalu menjadi mimpi buruk bagi lawan-lawan.

Deontay (Wilder) adalah petinju dengan fundamental yang sangat baik. Sayang, selama ini dia tidak menggunakan banyak hal dari itu, ucap Scott seperti dilansir NBC Sports .

Tapi, untuk laga ini, dia akan berbeda, klaim pria 40 tahun tersebut.

Wilder pun berkoar bakal memberi Fury pelajaran kali ini. Dia juga yakin bisa merebut lagi sabuk juara dunia WBC yang direbut Fury Februari tahun lalu.

Aku akan memperkenalkan diriku yang berbeda kepada seluruh dunia di laga ini. Aku sudah bekerja keras untuk itu, kata Wilder.

Di sisi lain, Fury enggan berbicara banyak. Petinju Inggris itu menyatakan hanya ingin Wilder membuktikan semuanya di atas ring.

Sebab, dia menganggap Wilder selama ini hanya membual dengan koaran-koaran besar tanpa ada bukti di atas ring.

Aku mempersiapkan diri dengan sangat keras untuk laga kedua lalu. Saat itu aku berharap mendapatkan perang sengit di atas ring, ucap Fury seperti dikutip ESPN.

Tapi, ternyata yang aku dapat hanya pertarungan yang tak seimbang, tutur Fury.

Artikel Asli