Langkah Kominfo Dukung Gerakan Wisata Sehat di Jogjakarta

jawapos | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 07:56
Langkah Kominfo Dukung Gerakan Wisata Sehat di Jogjakarta

JawaPos.com Jogjakarta yang dikenal dengan sejumlah obyek wisatanya sangat terdampak karena adanya pembatasan sosial dan karantina wilayah karena pandemi Covid-19.

Sejumlah langkah dilakukan, salah satunya program Gerakan Wisata Sehat yang diinisiasi Organisasi Bina Berkarya dengan mendorong kembali industri wisata, termasuk para pelaku UMKM.

Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kemkominfo mendukung Gerakan Wisata tersebut dengan menyelenggarakan webinar Penerapan Literasi Digital dan Pemanfaatan Teknologi pada Desa Wisata Budaya dalam Momentum Kebiasaan Baru Pariwisata, Sabtu 9 Oktober 2021.

Hadir dalam kesempatan tersebut Heroe Poerwadi (Wakil Walikota Jogyakarta), Septriana Tangkary, (Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kemkominfo), GKR Bendara (Ketua Badan Promosi Pariwisata Provinsi DIY), dan Satya Bilal (Pendiri Bina Berkarya).

Webinar ini juga menghadirkan narasumber Yudi Syahrial (Koordinator Informasi dan Komunikasi Maritim Kemkominfo) , Wahyu Hendratmoko (Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogyakarta) dan Desideria Murti (Edukator Pariwisata Travelxism sebagai narasumber).

Dalam sambutannya, Heroe Poerwadi menyampaikan bahwa selain menyusun protokol kesehatan. Yogyakarta juga memiliki gerakan Yogya untuk Yogya, yaitu bagaimana warga Yogya bisa menghidupi ekonomi Yogyakarta itu sendiri dan program Yogya Untuk Semuanya, agar melalui banyak koridor, wisatawan kembali menuju kota Yogya.

Sementara menurut Septriana Tangkary, salah satu upaya pemerintah mendorong pariwisata dan pemulihan ekonomi adalah percepatan vaksinasi kepada masyarakat. Mari kita gerakkan vaksinasi door-to-door sehingga per bulan Desember 2021 dapat mencapai 80% sehingga dan pariwisata dapat dijalankan dengan nyaman dan tenang, jelasnya.

Dalam sesi diskusi panel, Yudi Syahrial (Koordinator Informasi dan Komunikasi Maritim) menyampaikan bahwa pemerintah tetap optimistis untuk fokus pada Empat Pilar Pembangunan Pariwisata dan mewujudkan perkuatan fasilitas Tiga A pariwisata, yaitu Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas. Kita harus tetap optimis pariwisata akan bangkit kembali, terutama dengan kekhasan kota Yogyakarta sebagai salah satu pilihan destinasi wisata utama di Indonesia.

Wahyu Hendratmoko (Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta) juga menyampaikan kesiapan Yogyakarta untuk mendukung Gerakan Wisata Sehat. Yogyakarta memiliki dua lokomotif pembangunan yaitu pariwisata dan pendidikan. Keduanya mengalami dampak besar dari pandemi Covid-19, yang biasanya mendapatkan kunjungan sebanyak 4 juta jiwa, hingga Oktober 2021, hanya 200-300 ribu orang, katanya.

Mengakhiri diskusi, Desideria Murti, Edukator Pariwisata Travelxism, menyampaikan bahwa wisatawan mancanegara kini memilih waktu liburan yang lama (length of stay). Karena itu saat ini pariwisata harus memberikan pengalaman cerita yang lengkap dan menarik dengan identitas unik (storynomic tourism). Budaya harus menjadi aset yang direpresentasikan ulang menjadi wisata, ekraf, lalu storynomic.

Artikel Asli