Harga Sawit di Mukomuko Naik Rp 70 per Kilogram

republika | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 07:08
Harga Sawit di Mukomuko Naik Rp 70 per Kilogram

REPUBLIKA.CO.ID, MUKOMUKO -- Harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) sawit oleh sebagian pabrik minyak kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, naik sebesar Rp 40 hingga Rp 70 per kilogram pada Sabtu (9/10) dibandingkan dengan sebelumnya.

"Harga TBS hari ini naik Rp 40 - Rp 70 per kg dibanding dengan dua hari yang lalu. Mudah-mudahan terus berlanjut," kata Kasi Kemitraan dan Perizinan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Sudianto, dalam keterangannya di Mukomuko, Sabtu (9/10).

Ia mengatakan hal itu setelah menerima data perkembangan harga tandan buah segar kelapa sawit sejak beberapa hari ini. Data itu bersumber dari sebanyak 10 pabrik minyak kelapa sawit yang tersebar di sejumlah wilayah daerah ini.

Saat ini harga tertinggi tandan buah segar kelapa sawit kini menembus harga sebesar Rp 2.560 per kilogram dan harga terendah Rp 2.350 per kg. Menurut Sudianto, harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit oleh sebagian pabrik minyak sawit di Kabupaten Mukomuko kini lebih tinggi dibandingkan dua hari yang lalu.

Harga sawit di PT Sapta sebesar Rp 2.350 per kg, harga sawit di PT KSM sebesar Rp 2.430 per kg, harga sawit di PT MMIL naik dari sebesar Rp 2.430 per kg menjadi Rp 2.470 per kg. Kemudian harga sawit di PT SSS naik dari sebesar Rp 2.420 per kg menjadi Rp 2.460 per kg, harga sawit di PT SAP naik dari sebesar Rp 2.410 per kg menjadi Rp 2.450 per kg, harga sawit di PT KAS naik dari sebesar Rp 2.360 per kg menjadi Rp 2.470 per kg.

Lalu harga sawit di PT DDP naik dari sebesar Rp 2.440 per kg menjadi Rp 2.480 per kg, harga sawit di PT USM naik dari sebesar Rp 2.520 per kg menjadi Rp 2.560 per kg, harga sawit di PT BMK naik dari sebesar Rp 2.480 per kg menjadi Rp 2.520 per kg, harga sawit di PT GSS naik dari sebesar Rp 2.460 per kg menjadi Rp 2.530 per kg.

Ia berharap harga pembelian TBS kelapa sawit oleh seluruh pabrik minyak sawit di daerah ini mengalami peningkatan agar kesejahteraan petani sawit setempat semakin baik.

Artikel Asli