Isu Jelang Pilgub NTB 2024 Zul Dan Sitti Rohmi Retak?

rm.id | Nasional | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 07:05
Isu Jelang Pilgub NTB 2024 Zul Dan Sitti Rohmi Retak?

Isu pecah kongsi Gubernur Nusa Tenggara (NTB) Zulkieflimansyah dan Wagub NBT Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) makin kencang. Bahkan, pasca Rohmi resmi menakhodai DPW NasDem NTB, desakan agar dia tak sepaket lagi dengan Zul -saapaan akrab Zulkieflimansyah- di Pilkada NTB 2024 pun terus mengemuka.

Pengamat politik dari Universitas Mataram, Saipul Hamdi menilai, dengan Rohmi sebagai nakhoda DPW NasDem NTB, membuat posisi Wagub NTB itu semakin kuat secara politik.

Arah dukungan NasDem itu bisa menjadi modal penting bagi Rohmi dan semestinya berani maju mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur (Cagub) NTB 2024.

Saipul melihat, ada beberapa hal yang membuat Rohmi punya daya tawar kuat dan berpotensi menang. Antara lain, basis riil jamaah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI).

Apalagi, dia adalah juga kakak kandung dari M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), mantan Gubernur NTB dan Ketua PB NWDI. Tentu punya magnet kuat.

Dipastikan, sebagai adik kandung Rohmi, TGB akan all out memenangkan kakaknya di Pilgub NTB 2024. Belum lagi, lanjut Saipul, isu gender juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Rohmi. Karena jumlah pemilih perempuan jauh lebih besar dari pemilih laki-laki.

Dengan mengemas isu gender semenarik mungkin, sangat berpotensi suara pemilih perempuan mendorong peningkatan elektabilitas Rohmi sebagai cagub, paparnya.

Menurut Saipul, kemenangan duet Zul-Rohmi di Pilkada 2018, tidak terlepas dari arah dukungan pemilih perempuan yang cukup besar. Rohmi menjadi satu-satunya kandidat perempuan di Pilkada NTB 2018.

Ini membuat Sitti Rohmi punya kans besar menang maju sebagai cagub NTB, ujarnya.

Arah dukungan NasDem, lanjut Saipul, sudah pasti dalam genggaman Rohmi. Tinggal mencari parpol mitra koalisi. Seperti diketahui, hasil Pileg 2024 akan sangat menentukan koalisi pada Pilkada 2024.

Untuk itu, Rohmi sebagai Ketua NasDem NTB harus bisa memaksimalkan raihan kursi parpol di DPRD NTB. Dengan raihan kursi signifikan, dipastikan akan lebih mudah bagi NasDem menjalin koalisi mengusung Rohmi sebagai Cagub NTB.

Kuncinya optimalkan raihan kursi di Pileg 2024, tegasnya.

Untuk pendamping di Pilkada 2024, Rohmi tinggal mencari figur yang dinilai kuat dari Pulau Sumbawa. Bisa dari Suku Mbojo atau Samawa.

Saipul menilai, figur Bupati Sumbawa Barat Musyafirin dan Wakil Ketua DPRD NTB Gerindra Mori Hanafi layak mendampingi Rohmi. Keduanya pun memiliki parpol pendukung. Koalisi NasDem-PDIP atau koalisi NasDem-Gerindra, katanya.

Pemilih Loteng adalah terbanyak kedua di NTB, setelah Lombok Timur. Lalu pemilih Lotim 25 persen, di Loteng 21 persen, Lobar 13 persen, Bima 10 persen, Sumbawa 9 persen, Kota Mataram 8 persen. Dan daerah lainnya berkisar 6 persen.

Jika Zul-Suhaili berpasangan, pemilih Loteng, Sumbawa dan KSB, dengan total persentase 32 persen pemilih jadi modal penting bagi pasangan ini, pungkasnya. [EDY]

Artikel Asli