Anies Luncurkan Program `Semua Bisa Makan` untuk Kaum Duafa

Nasional | republika | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 16:56
Anies Luncurkan Program `Semua Bisa Makan` untuk Kaum Duafa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meluncurkan program 'semua bisa makan' untuk kaum duafa yang difasilitasi oleh Baznas Bazis DKI dengan target satu juta porsi makanan per tahun menggunakan sistem kupon.

"Kami mengapresiasi seluruh donatur, kolaborator yang mendukung program ini. Semoga memberikan manfaat dan kebaikan bagi kita," kata Anies ketika meresmikan program itu di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (6/10).

Dia menjelaskan, program tersebut juga melibatkan para usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kuliner dan warung makan dalam pengolahan dan distribusinya. Melalui donasi dan kolaborasi para donatur, warung yang diberdayakan sebagai warung mitra bagi piring atau yang menaungi program 'semua bisa makan', dapat meningkatkan gairah usahanya.

Selain itu, juga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitarnya. Anies berharap, program yang diluncurkan tersebut menjadi salah solusi efektif bagi pemilik warung yang sebelumnya sepi pembeli, kini bisa kembali bergeliat.

Salah satu warung yang ikut dalam program tersebut adalah Nasi Sayur Asem Pesanggrahan. Gubernur Anies berharap, program itu dapat menyediakan target satu juta porsi makanan per tahun dengan asumsi setiap tahun Basnaz Bazis DKI Jakarta menyediakan 300 ribu porsi ditambah kontribusi para kolaborator/donatur.

Anies menargetkan, seluruh warga DKI Jakarta ikut tergerak sehingga dapat menjadi gerakan mentraktir makan dengan target pencapaian diperkirakan sekitar Rp 15 miliar per tahun. Dalam program itu para kolaborator/donatur menitipkan kupon ke warung mitra Baznas Bazis DKI Jakarta.

Selain itu, pengunjung warung makan juga dapat ikut berpartisipasi dalam program tersebut.Adapun donatur/kolaborator yang ikut menyukseskan program 'semua bisa makan', antara lain PT Paragon, Baznas RI, Bank DKI, JNE, Bank BJB, Bank Syariah Indonesia (BSI), serta Kawan Baik.

Artikel Asli