Korban Penyerangan KKB Papua Serda Imanuel Minta Pindah Tugas, Begini Jawaban KSAD Andika

Nasional | inewsid | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 16:38
Korban Penyerangan KKB Papua Serda Imanuel Minta Pindah Tugas, Begini Jawaban KSAD Andika

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menjenguk dua prajurit TNI AD yang menjadi korban penyerangan kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Dalam kesempatan tersebut, Andika melihat kondisi Serda Imanuel Wenatubun dan Sertu Juliano Akusrinadi.

Serda Imanuel menderita luka di bagian wajah akibat benda tajam. Saat ditangani di RSPAD dan dilakukan CT Scan tiga dimensi, diketahui ada beberapa bagian tulang di rahang yang mengalami patah dan sudah mendapat penanganan di RSUD Sorong.

Tim dokter bedah plastik RSPAD lalu melakukan evaluasi untuk penyempurnaan penanganan luka Serda Imanuel dengan melakukan tindakan operasi.

Kata dokter Guntoro, ini dokter spesialis bedah plastik yang menangani Iman itu nanti kira-kira tiga bulan ya, sampai bisa normal tapi ingat bagian sini rahang atasnya Iman inikan sekarang ini dipasang titanium, supaya menyatu kembali berarti nantikan setelah mau keluar pasti ada nasihat dari dokter Guntoro apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, ujar Andika kepada Imanuel dalam akun Youtube TNI AD, Rabu (6/10/2021).



Andika juga memberikan perhatian berupa bantuan untuk keluarga Serda Imanuel dan memberi pemindahan tugas untuk Serda Imanuel ke Manokwari. Dimana Kota Manokwari adalah daerah asal dari Serda Imanuel dan keluarga.

Mohon izin bapak KSAD, saya Serda Imanuel mohon izin bertanya, apakah dengan kejadian yang saya alami ini apakah saya masih diberikan kesempatan untuk menetap menjadi organik? saya Serda Imanuel sangat berharap sekali bisa menetap menjadi organik di wilayah kota Manokwari, tanya Serda Imanuel diwakilkan kakaknya Praka Deni.

Ibu tinggal dimana? Berarti Iman juga dulu kecil disana? Ya sudah, boleh. Hadiah, untuk Imanuel setelah selesai (perawatan luka) langsung di situ (Manokwari), tegas KSAD.

Begitu juga dengan Sertu Juliano. Selain memberikan dukungan semangat untuk cepat kembali pulih, Sertu Juliano juga mendapat hadiah berupa pemindahan tugas di daerah asal, agar dapat lebih tenang dalam menjalankan pemulihan luka.



Dia berharap kedua Prajurit korban penyerangan di Papua Barat ini bisa segera pulih dan melakukan aktivitas seperti semula. Dengan penempatan baru di wilayah asal masing-masing, diharapkan juga dapat mengembalikan trauma psikologis bagi kedua prajurit.

"Harapan saya agar kedua prajurit cepat pulih seperti sediakala, dan bisa melanjutkan tugas di daerah asal masing-masing supaya lebih dekat dengan keluarga dan orang tua," katanya.

Artikel Asli