Perekrutan Eks Pegawai KPK Libatkan Ahli

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 14:43
Perekrutan Eks Pegawai KPK Libatkan Ahli

JawaPos.com Belum ada kesepakatan antara 57 eks pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) dan Polri. Hingga kemarin (5/10) Novel Baswedan dkk masih menimbang-nimbang tawaran bergabung ke korps kepolisian yang diusulkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sejauh ini tawaran tersebut belum dipaparkan secara detail oleh Mabes Polri. Tawaran (bergabung ke Polri, Red) sedang dipastikan detailnya seperti apa, kata Novel saat dikonfirmasi Jawa Pos kemarin.

Karena itu, Novel dan 56 orang lainnya belum bisa memutuskan sikap terkait tawaran Kapolri menarik eks pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) di Polri meski sudah diundang ke Mabes Polri. Giri Suprapdiono mengamini keterangan tersebut. Masih pembicaraan awal, belum ke substansi detail, ujar Giri saat dikonfirmasi.

Pada Senin (4/10) malam Giri bersama delapan eks pegawai KPK diundang ke Mabes Polri. Menurut Giri, pertemuan itu masih permulaan dan belum membicarakan secara terperinci. Pertemuan awal itu akan dilanjutkan dengan pertemuan lanjutan, ujar mantan direktur sosialisasi dan kampanye antikorupsi KPK tersebut.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa sembilan perwakilan eks pegawai KPK tersebut bertemu dengan Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Polri Irjen Pol Wahyu Widada. Mereka antara lain Farid Andhika, Chandra Sulistio Reksoprodjo, dan Giri Suprapdiono.

Perwakilan mereka kami undang ke Mabes Polri. Pertemuan berlangsung di ruangan As SDM. Dihadiri As SDM Polri, kemudian Kadivkum dan juga ada Koorsahli dan Kadivhumas, jelas Argo.

Dalam pertemuan tersebut sempat dibahas regulasi teknis perekrutan yang nanti melibatkan ahli. Argo menambahkan, pertemuan dengan eks pegawai KPK itu masih akan berlanjut. Dia berharap pertemuan ke depan akan menghasilkan keputusan yang sama-sama diharapkan kedua pihak.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan siap merekrut 57 eks pegawai KPK menjadi ASN di Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri. Tawaran tersebut merupakan solusi dari Sigit atas pemecatan 57 pegawai KPK yang tak lolos TWK per 30 September lalu.

Kapolri sudah berkirim surat kepada presiden terkait hal itu. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut telah memberikan persetujuan. Surat balasan dikirim oleh Kementerian Sekretariat Negara pada 27 September. Prinsipnya beliau setuju, kata Sigit. Dalam surat tersebut, Jokowi memberikan petunjuk kepada Polri agar berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Artikel Asli