Dua Bus Vaksin Covid-19 Layani Warga di Bundaran Waru Surabaya

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 14:44
Dua Bus Vaksin Covid-19 Layani Warga di Bundaran Waru Surabaya

JawaPos.com Sebanyak dua bus milik Polrestabes Surabaya dan Kodam V Brawijaya akan difungsikan sebagai sentra vaksinasi Covid-19. Dua bus itu akan ditempatkan di perbatasan Surabaya-Sidoarjo. Tepatnya, di Bundaran Waru, depan Mall City of Tomorrow.

Penempatan bus itu dilakukan mulai hari ini, Rabu (6/10). Per hari, akan ada 500 dosis vaksin Covid-19 yang disiapkan. Termasuk tenaga vaksinator, sudah siap untuk memvaksinasi warga seluruh Indonesia di Surabaya dan sekitarnya.

Sekarang, untuk meningkatkan vaksinasi yang kita laksanakan. Kemarin, sudah ada mobil vaksin, ada 32 kendaraan. Sekarang akan ditambah bus vaksin, terang Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo ketika meresmikan bus vaksin pada Rabu (6/10).

Eko menyatakan, bus vaksin itu tidak hanya ditujukan bagi warga Surabaya. Namun warga KTP seluruh Indonesia yang belum mendapatkan vaksin. Sehingga capaian vaksinasi Covid-19 bisa lebih meningkat di seluruh tempat dan herd immunity bisa tercapai.

Bus vaksin ini digunakan untuk menjaring dan memvaksin saudara-saudara, baik dari Surabaya, Madura, Gresik, dan lainnya. Supaya tidak hanya orang Surabaya tapi dari mana saja bisa divaksinasi. Barangkali yang nggak ada kesempatan, nggak ada waktu jadi bisa vaksin di sini, jelas Herman Hidayat Eko Atmojo.

Total 500 dosis vaksin tersebut, lanjut Eko, bisa ditambah bila habis dalam waktu kurang dari 1 hari. Tidak ada batasan waktu. Bus vaksin akan terus beroperasi sampai seluruh warga sudah divaksinasi.

Tiap hari ada 500 dosis vaksin. Kalau kurang sehari (habis), bisa ditambah. Kalau sudah dosis 1, mau dosis 2 bisa di sini. Pelaksanaannya terus menerus, tutur Herman Hidayat Eko Atmojo.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Akhmad Yusep Gunawan memastikan, bus vaksin difungsikan untuk menambah capaian vaksinasi Covid-19. Per hari ini (6/10), sudah 109,71 persen warga vaksinasi dosis 1 dan 72 persen di antaranya dosis 2.

Kami gunakan 3 pilar kecamatan dengan operasi yustisi. Mereka bekerja dengan vaksin hunter maupun Covid-19 hunter, tutur Yusep.

Meski bus vaksin sudah dilakukan, vaksinasi di puskesmas dan mobil vaksin tetap berjalan. Yusep berjanji tetap membantu Pemerintah Kota Surabaya untuk melaksanakan vaksinasi di semua titik.

Bus vaksin ini mengkau masyarakat yang belum divaksin terutama yang belum menggunakan aplikasi PeduliLindungi . Jadi masyarakat akan mendapat layanan dan sudah divaksin. Ini upaya TNI/Polri Surabaya demi memastikan masyarakat dapat siap dan sehat, ucap Yusep.

Artikel Asli