Satu Juta Lebih Warga Aceh Sudah Divaksin, Ini Rinciannya

Nasional | acehsatu.com | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 02:01
Satu Juta Lebih Warga Aceh Sudah Divaksin, Ini Rinciannya

ACEHSATU.COM [ ACEH UTARA - Pemerintah Aceh saat ini terus berupaya agar seluruh masyarakat segera mendapatkan layanan vaksinasi. Sampai dengan 1 Oktober 2021 masyarakat Aceh yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama sebanyak 1.020.155 orang.

Hal ini di sampaikan sekda Aceh Taqwallah dihadapan ratusan pimpinan daya Aceh Utara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Utara. Selasa (05/10/2021)

Lanjut Sekda, mereka yang sudah divaksin untuk tenaga kesehatan sebanyak 61.274 orang, warga Lansia 29.564 orang, petugas layanan publik 304.767 orang, masyarakat rentan dan umum 599.301 orang, dan anak usia remaja sebanyak 25.249 orang,

Di hadapan 197 pimpinan dayah dan para Kepala Puskesmas, Taqwallah secara detail menjelaskan tentang resiko penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Lebih-lebih terkait dengan virus Covid-19 yang sangat membahayakan jiwa manusia.

Saya ajak Teungku-Teungku dan semua pimpinan dayah, agar penjelasan ini dapat diteruskan kepada para santri, para orang tua dan wali santri, dan guru-guru yang ada di dayah, sehingga semuanya bisa memahami dengan benar dan pentingnya dilakukan vaksinasi, jelas Taqwallah.

Taqwallah mengajak semua pihak untuk menjadi contoh teladan dalam kegiatan vaksinasi massal, serta mengajak orang lain sesuai dengan amanah dan tanggungjawab masing-masing.

Semua penyakit ini adalah qadar dari Allah SWT, manusia hanya wajib berikhtiar dengan cara menjaga diri, menjaga keluarga, lingkungan tanggungjawab dan masyarakat, ungkapnya.

Virus corona, kata Taqwallah, menular dari manusia ke manusia melalui pernapasan atau percikan. Virus ini merusak paru-paru dalam waktu relatif sangat singkat. Untuk memutus mata rantai penularannya, yakni dengan cara memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan melalui vaksinasi.

vaksin santri dayah
Sekda Aceh Taqwallah. acehsatu.com/Syahrul Usman

Vaksin, lanjut Taqwallah, harganya mahal dan ketersediaannya terbatas. Oleh karena itu, ketersediaan vaksin dilakukan secara nasional oleh pemerintah. Sasaran utamanya adalah untuk mencapai kondisi herd immunity (kekebalan komunitas/kelompok) dengan target vaksinasi sekitar 75 persen dari jumlah penduduk.

Dijelaskan, vaksin terbukti dapat meningkatkan imunitas tubuh dan kekebalan kelompok. Proses vaksinasi Covid-19 di Aceh pada awalnya menyasar tenaga kesehatan dalam jumlah terbatas, petugas pelayanan publik, dan kelompok lanjut usia. Pada tahap berikutnya, vaksinasi dilakukan untuk warga sekolah, yakni guru dan siswa. Saat ini vaksinasi diprogramkan untuk warga dayah, yakni untuk santri dan guru dayah, dengan target bisa terlaksana antara tanggal 1 hingga 15 Oktober 2021.

Pada kesempatan itu, Taqwallah mengajak para pimpinan dayah untuk saling mengingatkan, saling membantu, dan saling bekerjasama untuk menyukseskan vaksinasi di wilayah Aceh Utara. Bagi santri-santri yang sudah divaksin, jangan segan-segan untuk mengajak teman-teman dan keluarga agar ikut divaksin, ungkapnya (*)

Artikel Asli