Temui Jokowi, Ketua Umum PBNU Said Aqil Bicarakan Muktamar NU di Lampung

Nasional | inewsid | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 12:40
Temui Jokowi, Ketua Umum PBNU Said Aqil Bicarakan Muktamar NU di Lampung

JAKARTA, iNews.id Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/10/2021). Salah satu yang dibacakan Kiai Said dengan Presiden Jokowi terkait hasil Munas-Konbes NU 2021 dan pelaksanaan Muktamar NU pada Desember 2021 mendatang.

"Yang kita bicarakan, pertama, melaporkan hasil Munas-Konbes NU tanggal 25-26 (September) kemarin di Hotel Syahid bahwa Kita NU akan melaksanakan Muktamar pada Desember 2021 tanggal 23-25," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Kiai Said memastikan penyelenggaraan Muktamar NU di Lampung pada 23-25 Desember 2021 akan tetap memerhatikan perkembangan kasus Covid-19, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Ya nanti kita lihat itupun dengan syarat memperhatikan prokes dan izin dari satgas nasional dan satgas lokal," jelasnya.

Namun demikian, Kiai Said belum membincangkan rencana kehadiran Presiden Jokowi di acara Muktamar NU. Menurut dia hal itu akan dibahas lebih lanjut di waktu yang terpisah. Muktamar NU ke-34 di Lampung kemungkinan dilaksanakan secara hybrid: luring dan daring.

"Belum dibicarakan (kehadiran Presiden), karena ini ada kemungkinan hybrid, tidak mungkin luring 100 persen, saya kira hybrid ini," ucapnya.

Secara umum, Kiai Said menyebut pertemuan dengan Presiden Jokowi ini berlangsung sangat positif. Pertemuan tersebut berlangsung selama satu jam.

Sebagai informasi, Muktamar PBNU ke-34 akan dilaksanakan di Lampung pada 23-25 Desember 2021. Pemilihan ketua tanfidziyah atau ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Muktamar kali ini dilakukan dengan metode one man one vote oleh para pemilik suara.

Pada Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, pada 2015, KH Said Aqil Siradj kembali terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah PBNU secara aklamasi setelah calon lainnya yakni KH As'ad Ali Said mengundurkan diri pada pemilihan putaran kedua.

Artikel Asli