Polisi Panggil Pengelola Apartemen Terkait Kasus Prostitusi Anak

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 13:02
Polisi Panggil Pengelola Apartemen Terkait Kasus Prostitusi Anak

JawPos.com Penyidik Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya segera memanggil pengelola Tower Kuning Apartemen Sentra Timur, Pulogebang, Jakarta Timur. Pengelola akan diperiksa terkait temuan kasus prostitusi anak di apartemen tersebut.

Minggu depan rencananya diperiksa, kata Kanit 4 Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dedi saat dihubungi, Rabu (6/10).

Dedei menjelaskan, di apartemen Sentra Timur memiliki pengelola secara umum dan khusus. Untuk pengelola umum telah diperiksa pada Selasa (5/10) kemarin.

Penyidik mencecar pengelola secara umum dengan 26 pertanyaan. Seluruhnya berkaitan dengan pekerjaan dan penanggung jawab di apartemen tersebut.

Dalam satu tower (Kuning) itu ada enam unit diungkap. Kita dapati korban tiga, muncikari dua. Muncikari masih bisa dikembangkan ke atasnya lagi masih kami upayakan, jelas Dedi.

Sebelumnya, jajaran Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi di sebuah apartemen di daerah Pulogebang, Jakarta Timur. Hasil penggerebekan diamankan 3 remaja berusia 16-18 tahun yang diduga menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK).

Disinyalir di apartemen itu memang banyak kamar yang disewakan untuk open BO (booking order) juga, kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto dalam keterangan tertulis, Jumat (1/10).

Kasus ini terungkap saat salah satu korban berinisial MF meninggalkan rumah tanpa izin dari orang tuanya pada awal September 2021. MF kemudian diketahui pergi bersama temannya.

Namun, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Kekuarga sudah berusaha menghubungi MF, hasilnya tetap nihil. Ibu korban pun terkejut saat tak sengaja melihat foto anaknya diunggah dalam iklan prostitusi online oleh sebuah akun media sosial.

Artikel Asli