Marah Sering Diejek, Tetangga Dikepruk dengan Genting dan Pot Bunga

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 11:42
Marah Sering Diejek, Tetangga Dikepruk dengan Genting dan Pot Bunga

JawaPos.com- Meluapkan emosi dengan cara wajar-wajar saja, tentu tidak ada masalah. Tapi, jika emosi itu sampai tidak terkontrol, bisa berbuntut masalah. Seperti dilakukan Oki Wibisono dan temannya. Kini, pemuda 27 tahun itu harus meringkuk di Mapolsek Sidoarjo. Dia ditahan lantaran emosi dengan menganiaya tetangganya, Kristanto.

Akibat perbuatan Oki, Kristanto mengalami luka serius di bagian wajah. Dua lelaki itu sama-sama tinggal di Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo. Sejatinya, mereka sering cangkruk bersama teman-teman yang lain.

Menurut pengakuan Oki, saat cangkruk itulah, Kristanto kerap mem-bully atau mengejek. Bahkan, menyuruh dirinya bermacam-macam. Nah, rupanya, Oki tersinggung. Tidak terima. Dia pun menyimpan dendam pribadi ke korban.

Dalam ungkap kasus di Mapolsek Sidoarjo Selasa (5/10), Kapolsek Sidoarjo Kompol Anggono Jaya mengungkapkan, Oki yang menjadi pelaku penganiayaan ditangkap di sekitar rumahnya dua jam seusai kejadian. Kejadiannya Minggu (26/9). Setelah olah TKP dan minta keterangan saksi, kami tangkap di belakang ruko Sun City Sidoarjo, jelasnya.

Anggono menceritakan, penganiayaan terjadi sekitar pukul 18.00. Saat itu, Kristanto diajak Oki dan seorang temannya pergi ke jalan Kampung Gajah, Magersari. Mereka menuju tempat kos Oki. Karena kenal, korban pun mau. Sesampai di kos, kedua pelaku menghajar korban hingga babak belur dengan menggunakan genting dan pot bunga. Kejadian saat itu diketahui RW setempat. Akhirnya, korban dibawa ke RSUD Sidoarjo, ujarnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut lantas melapor ke polsek setempat. Petugas pun meringkus pelaku. Pecahan genting, pot bunga, sepeda motor Honda Beat nopol W 5209 TN milik pelaku, dan pakaian pelaku yang masih terdapat bercak darah diamankan petugas sebagai barang bukti. Kini, polisi masih memburu satu tersangka lain. Pelaku dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.

Artikel Asli